Sabtu, 16 Mei 2026

Masih Ingat Riyanto Banser? Tewas Demi Selamatkan Jemaat Gereja dari Ledakan Bom

Masih Ingat Riyanto Banser? Tewas Demi Selamatkan Jemaat Gereja dari Ledakan Bom

Tayang:
TRIBUNNEWS
RIYANTO - Masih Ingat Riyanto Banser? Tewas Demi Selamatkan Jemaat Gereja dari Ledakan Bom. FOTO: RIYANTO dan seragam koyak 

Umur Riyanto ketika itu baru 25 tahun.

Dia berkorban untuk banyak orang meski berbeda agama.

Bahkan, almarhum Gus Dur mengatakan Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan.

Peristiwa heroik itu sudah terjadi dua puluh tahun lalu.

Namun, sosok Riyanto selalu dikenang atas keberaniannya dalam menyelamatkan para jemaah.

Baca juga: Masih Ingat 9 Es Jadul Asli Indonesia Ini? Favorit Anak 90-an yang Bikin Kangen!

Baca juga: Masih Ingat Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya? Pelakunya Satu Keluarga, Kini Terulang di Makassar

Baca juga: Masih Ingat Bayi yang Diadopsi Bupati Karawang dari Kolong Jembatan? Kini Ganteng!

Riyanto sang patriot

Riyanto dan seragamnya yang koyak

Rudi Sanusi Widjadja, seorang Pendeta Gereja Eben Haezer, mengenang sosok Riyanto sebagai seorang patriot.

"Karena keberanian dia untuk membawa itu dengan asumsi supaya tidak ada ledakan bom itu sehingga dia masukkan ke bak kontrol di depan."

"Kalau dari kita dia itu seorang yang saya katakan sebagai pahlawan kemanusiaan," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Rabu (25/12/2019).

Riyanto juga menjadi sosok yang tidak akan pernah dilupakan oleh para anggota Banser Kota Mojokerto.

Ketua Ansor Banser Kota Mojokerto, Ahmad Saifulloh, juga mengungkapkan sosok Riyanto hingga saat ini masih menjadi panutan anggota Banser.

"Sosok yang tak pernah dilupakan dan menjadi panutan anggota Banser. Riyanto juga menjadi tauladan yang luar biasa dan itu lahir dari seorang Banser" ungkapnya.

Menurutnya, anggota Banser dapat belajar dari Riyanto dalam membangun hubungan sesama manusia.

"Apa yang dilakukan Riyanto menjadi motivasi bagi kami untuk selalu menjaga dan menghidupkan tentang bagaimana kita membangun hubungan sesama manusia," ujar Ahmad.

"Serta bagaimana menghidupkan toleransi khususnya dalam kehidupan umat antar beragama," jelasnya.

Baca juga: Siapa Terduga Teroris Mabes Polri? Wanita Muda Seumuran dengan Pelaku Bom Makassar

Baca juga: Eks Pelatih Teroris Sebut Bom Makassar Konyol, Abu Rimba: Bodoh yang Bilang Mati Syahid

Baca juga: Biodata Abdullah Hehamahua yang Sebut Bom Bunuh Diri Makassar Cuma Pengalihan Perhatian

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved