Cerita Pembunuhan Sopir Angkot oleh Kernetnya, Keponakan Korban Tak Sengaja Tangkap Pelaku
Teka-teki pembunuhan sopir angkot (angkutan kota) di Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, terkuak.
"Di perjalanan, persis di simpang lampu merah, tiba-tiba dia lompat dari motor. Terus kabur," katanya.
Baca juga: Pembunuhan Petugas BP Batam, Tersangka Nyaris di Amuk Keluarga Korban yang Emosi
Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai BP Batam, Anggota Ditpam Geram Lihat Wajah Pelaku
Merasa aneh, Jefri memutar balik motornya.
Di saat bersamaan, ada telepon dari polisi.
Ketika diangkat, polisi mengabarkan bahwa terduga pelaku pembunuh Junaidi bernama U.
"Karena dia (P alias U) masih terlihat, lalu saya kejar. Kemudian saya tanya sama dia siapa namanya," terang Jefri.
Kala itu pelaku mengaku bernama U.
Namun, karena Jefri masih terhubung dengan aparat kepolisian, polisi meminta agar Jefri membawa orang yang bersamanya itu.
"Setelah saya sampaikan ke polisi, petugas minta saya membawa dia (P alias U) ke kantor. Jadi saya bawa, eh ternyata memang dia pelaku yang dicari polisi," katanya.
Terkait hal ini, Kapolsek Percut Seituan AKP Jan Piter belum mau memberikan keterangan.
"Belum kita apakan ya, belum kita apakan," katanya tanpa menjelaskan lebih detail maksud perkataannya itu.(Muhammad Fadli Taradifa)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sosok Pembunuh Sadis Pembantai Junaidi Sempat Pura-pura Cari Pelaku dan Ditangkap Keluarga Korban