Breaking News:

LIGA ITALIA

Unggul 11 Poin Inter Milan Makin Dekat Scudetto, Matteo Darmian: Belum Ada Pesta, Kami Belum Juara

Inter Milan unggul 11 poin di klasemen, Matteo Darmian meminta timnya jangan terlalu jemawa dan berpesta terlalu cepat

twitter/inter
Pemain Inter Milan Matteo Darmian mengingatkan timnya untuk tidak pesta dulu, meski Inter Milan unggul 11 poin 

Pelatih Inter Milan Antonio mengatakan bagi timnya saat ini adalah kemenangan karena target utamanya adalah scudetto.

Sehingga ia tidak terlalu mengindahkan estetika soal penguasaan bola dan mendominasi permainan.

"Estetika memang bagus, tapi Scudetto terlalu penting," kata Antonio Conte seperti dikutip dari football italia.

Berkat kemenangan itu, Inter Milan kini unggul 11 ​​poin di puncak klasemen Serie A, dengan kemenangan ke 10 berturut-turut.

“Kami perlu mengambil langkah lain, jika kami ingin memiliki musim sebagai protagonis nyata dan tantangan untuk Scudetto,” kata Conte DAZN dan Sky Sport Italia.

“Kami harus lebih bertekad, lebih fokus dalam setiap situasi, serta lebih tangguh," katanya.

Antonio Conte
Antonio Conte

"Untuk pertandingan seperti hari ini, di mana kami seharusnya bisa melawan tanpa tekanan."

"Jika kami bermain lebih klinis, mungkin kami bisa mencetak lima atau enam gol," ujar mantan pelatih Juventus ini.

"Sassuolo tetap bermain terbuka hingga akhir pertandingan, meski mereka hanya mencetak 1 gol saat Milan Skriniar berada di luar lapangan."

“Saya mengucapkan selamat kepada Sassuolo, karena mereka datang ke sini untuk memainkan permainan mereka."

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan 30, Suarez Cedera Atletico Merana, Real Madrid vs Barcelona 02.00 WIB

Baca juga: Juventus Menang Lawan Napoli, Andrea Pirlo: Tujuan Kami Kini Finish 4 Besar, Menyerah Kejar Inter?

"Penampilan ini menunjukkan betapa kami telah berkembang," ujar Conte.

"Dengan sikap seperti ini, seharusnya kami tetap berada di Liga Champions."

“Sassuolo menjadikan penguasaan bola sebagai kekuatan utama mereka."

"Jadi kami memilih menutup celah di tengah lebih dari apa pun."

"Kami tahu bahwa kami harus menyerahkan penguasaan (bola)."

“Estetika baik-baik saja, tapi Scudetto terlalu penting," kata Antonio Conte.

"Kami memainkan sepakbola yang indah di Liga Champions, dan kami tersingkir."

"Jadi kami harus fokus pada hasil sekarang," ujar eks manajer Chelsea ini.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte
Pelatih Inter Milan Antonio Conte

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Piala Menpora 2021 Setelah Persebaya Kalah, PS Sleman Menang

Baca juga: Jadwal 8 Besar Piala Menpora 2021, PSIS vs PSM, Persija vs Barito Putera, Persib vs Persebaya

"Kami sebenarnya ingin mencoba untuk menekan, tanpa terlalu banyak mengambil risiko."

"Jadi kami memanfaatkan pemain seperti Lukaku, Lautaro dan Hakimi yang dapat melukai tim saat berlari mencari ruang," kata Conte.

Antonio Conte pernah menyebut Romelu Lukaku sebagai 'berlian kasar' saat tiba dari Manchester United, apakah belum sepenuhnya dipoles?

“Anda dapat melihat pekerjaan yang telah dilakukan Romelu."

Romelu Lukaku ( kanan) dan Lautaro Martinez
Romelu Lukaku ( kanan) dan Lautaro Martinez

"Saya tidak lupa ketika orang-orang mengatakan dia dinilai terlalu tinggi."

"Saya langsung mengatakan bahwa dengan potensinya, dia bisa melakukan hal-hal luar biasa di sini."

“Hal terbaik tentang striker kami adalah mereka semua bersedia melakukan pekerjaan kotor juga."

"Christian Eriksen juga tumbuh, kami tahu akan sulit baginya beradaptasi dengan liga yang sangat taktis seperti Serie A."

"Dia bisa berbuat lebih banyak, tetapi kami mengandalkannya."

Baca juga: Hasil FC Porto vs Chelsea, Mason Mount & Ben Chilwell Cetak Gol, Chelsea Menang

Baca juga: Hasil Bayern vs PSG, Drama 5 Gol di Allianz Arena, Neymar 2 Assist, Kylian Mbappe 2 Gol, PSG Menang

“Sayang sekali kami kebobolan gol telat, itu tanpa seorang pemain, tapi kami lebih seimbang dan dewasa sebagai sebuah tim sekarang."

"Jika Anda ingin memenangkan gelar liga, soliditas itu penting. ”

Terlepas dari selisih 11 poin, Antonio Conte tidak akan mengatakan Scudetto sudah pasti diraih timnya.

“Tidak, tidak, masih banyak pertandingan tersisa dan setiap kemenangan bernilai enam poin."

"Dengan menang, kami memberikan tekanan dan dapat melihat kepuasan dan upaya di mata semua orang di setiap kemenangan."

“Kami ingin melakukan sesuatu yang luar biasa untuk klub yang belum pernah menang selama 10 tahun."

"Sungguh luar biasa jika kita adalah orang-orang yang menyingkirkan mereka yang menang selama sembilan tahun tanpa henti."

"Akan ada ketegangan sejak sekarang."

"Ini akan terasa seperti bola lebih berat di kaki kami, mungkin lebih dari tim-tim yang tidak lagi memiliki tujuan yang sama," katanya. ( tribunbatam.id/son )

.

.

.

berita tentang Liga Italia
sumber footballitalia
, kompas
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved