Breaking News:

LIGA ITALIA

Unggul 11 Poin Inter Milan Makin Dekat Scudetto, Matteo Darmian: Belum Ada Pesta, Kami Belum Juara

Inter Milan unggul 11 poin di klasemen, Matteo Darmian meminta timnya jangan terlalu jemawa dan berpesta terlalu cepat

Editor: Mairi Nandarson
twitter/inter
Pemain Inter Milan Matteo Darmian mengingatkan timnya untuk tidak pesta dulu, meski Inter Milan unggul 11 poin 

MILAN, TRIBUNBATAM.id - Inter Milan kini unggul 11 poin di klasemen Liga italia 2020-2021 hingga pekan 29.

Keunggulan Inter Milan 11 poin di klasemen setelah menyelesaikan laga tunda pekan 28 lawan Sassuolo.

Meski sudah unggul jauh dengan 9 laga tersisa, Inter Milan diminta untuk tidak berpesta terlalu cepat.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza itu, I Nerazzurri menang tipis 2-1 atas Sassuolo.

Dua gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

Adapun gol Sassuolo dilesakkan Hamed Traore.

Inter Milan vs Sassuolo - Pelatih Inter Milan Antonio Conte bicara soal pertandingan Inter vs Sassuolo, Rabu (7/4/2021) malam pukul 23.45 WIB
Inter Milan vs Sassuolo - Pelatih Inter Milan Antonio Conte bicara soal pertandingan Inter vs Sassuolo, Rabu (7/4/2021) malam pukul 23.45 WIB (TRIBUNBATAM.id/SON)

Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan 30 Parma vs AC Milan, Inter Milan vs Cagliari, Juventus vs Genoa

Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan 30 Sabtu: Parma vs AC Milan, Minggu: Inter vs Cagliari, Juventus vs Genoa

Hasil itu memperpanjang rekor kemenangan beruntun Inter Milan di Liga Italia menjadi 10 pertandingan. 

Il Biscione (Si Ular Raksasa) selalu meraup poin sempurna sejak 30 Januari 2021.

Kemenangan ini membuat Inter Milan makin kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 71 poin dari 29 laga.

Pasukan Antonio Conte unggul 11 angka dari "saudara tiri" mereka, AC Milan yang mengekor di posisi runner-up.

Surplus 11 angka dengan Liga Italia menyisakan sembilan laga lagi membuat scudetto semakin dekat ke pangkuan Inter Milan.

Namun, bek Inter Milan, Matteo Darmian meminta timnya jangan terlalu jemawa dan berpesta terlalu cepat karena secara matematis belum juara.

“Memenangi pertandingan ini dan berjuang keras jelas membantu perjalanan Inter Milan."

"Keunggulan 11 poin sangat penting,” kata Darmian, seperti dikutip dari Football Italia.

Hasil Inter Milan vs Sassuolo - Inter Milan menang 2-1 atas Sassuolo di laga tunda pekan 28 Liga Italia 2020-2021, Rabu (7/4/2021) malam atau Kamis dinihari WIB
Hasil Inter Milan vs Sassuolo - Inter Milan menang 2-1 atas Sassuolo di laga tunda pekan 28 Liga Italia 2020-2021, Rabu (7/4/2021) malam atau Kamis dinihari WIB (twitter/inter)

Baca juga: Manchester United Menang Lawan Granada, Solskjaer: Marcus Rashford & Bruno Fernandes Luar Biasa

Baca juga: Jelang Persib Bandung vs Persebaya, Aji Santoso: Semua Pemain Persib Kami Waspadai

"Namun, gelar juara belum milik kami."

"Inter harus bekerja keras sampai dipastikan unggul secara matematis," kata Darmian,

"Kami tidak boleh merayakan apa pun sampai scudetto sudah sah menjadi milik kami," ujar Darmian

Darmian menyebut laju kencang Inter Milan saat ini adalah karena Antonio Conte yang haus akan hasil maksimal."

“Antonio Conte selalu berharap yang terbaik dari semua pemain."

"Dia tidak mau kami semua cepat puas," tuturnya.  

“Pertandingan melawan Sassuolo adalah ujian yang bagus untuk kami."

"Inter Milan harus tetap tampil seperti itu," imbuh eks Manchester United itu.

“Inter Milan harus terus menunjukkan keinginan untuk mencapai target,” kata Darmian.

Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Champions - Bek Inter Milan asal Italia Matteo darmian (kiri) dan striker Inter Milan asal Belgia Romelu Lukaku mencetak 3 gol kemenangan Inter Milan atas Borussia Moenchengladbach, Selasa (1/12/2020) malam atau Rabu dinihari WIB. Kemenangan membuka peluang Inter raih tiket 16 besar di laga terakhir.
Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Champions - Bek Inter Milan asal Italia Matteo darmian (kiri) dan striker Inter Milan asal Belgia Romelu Lukaku mencetak 3 gol kemenangan Inter Milan atas Borussia Moenchengladbach, Selasa (1/12/2020) malam atau Rabu dinihari WIB. Kemenangan membuka peluang Inter raih tiket 16 besar di laga terakhir. (AFP/INA FASSBENDER)

Baca juga: Real Madrid vs Barcelona Kick Off 02.00 WIB, Karim Benzema Waspadai Lionel Messi: Dia Berbahaya

Baca juga: Piala Menpora 2021 Hari Ini PSIS Semarang vs PSM Makassar Live Indosiar 18.15 WIB

Scudetto Lebih Penting

Inter Milan menang saat menjamu Sassuolo di Giuseppe Meazza pada laga tunda pekan 28, yang kick off Rabu (7/4/2021) malam pukul 23.45 WIB itu.

Inter Milan menang dengan skor 2-1 atas Sassuolo pada laga yang berakhir Kamis (8/4/2021) dinihari WIB itu.

Dua gol kemenangan Inter Milan ke gawang Sassuolo dicetak Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

Kemenangan Inter Milan atas Sassuolo disorot karena skuad asuhan Antonio Conte bermain bertahan.

Berdasarkan statistik pertandingan Inter Milan hanya memiliki penguasaan bola 32 persen, sementara Sassuolo dominan dengan penguasaan bola 68 persen.

Meski begitu, Inter Milan sanggup mencetak 2 gol dan Sassuolo hanya membalas dengan 1 gol.

Skor akhir Inter Milan 2-1 Sassuolo
Skor akhir Inter Milan 2-1 Sassuolo

Baca juga: Hasil Inter vs Sassuolo, Romelu Lukaku & Lautaro Martinez Cetak Gol, Inter Milan Menang

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Italia Setelah Inter Menang Juventus Menang, Cristiano Ronaldo 25 Gol

Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan 30 Parma vs AC Milan, Inter Milan vs Cagliari, Juventus vs Genoa

Pelatih Inter Milan Antonio mengatakan bagi timnya saat ini adalah kemenangan karena target utamanya adalah scudetto.

Sehingga ia tidak terlalu mengindahkan estetika soal penguasaan bola dan mendominasi permainan.

"Estetika memang bagus, tapi Scudetto terlalu penting," kata Antonio Conte seperti dikutip dari football italia.

Berkat kemenangan itu, Inter Milan kini unggul 11 ​​poin di puncak klasemen Serie A, dengan kemenangan ke 10 berturut-turut.

“Kami perlu mengambil langkah lain, jika kami ingin memiliki musim sebagai protagonis nyata dan tantangan untuk Scudetto,” kata Conte DAZN dan Sky Sport Italia.

“Kami harus lebih bertekad, lebih fokus dalam setiap situasi, serta lebih tangguh," katanya.

Antonio Conte
Antonio Conte

"Untuk pertandingan seperti hari ini, di mana kami seharusnya bisa melawan tanpa tekanan."

"Jika kami bermain lebih klinis, mungkin kami bisa mencetak lima atau enam gol," ujar mantan pelatih Juventus ini.

"Sassuolo tetap bermain terbuka hingga akhir pertandingan, meski mereka hanya mencetak 1 gol saat Milan Skriniar berada di luar lapangan."

“Saya mengucapkan selamat kepada Sassuolo, karena mereka datang ke sini untuk memainkan permainan mereka."

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan 30, Suarez Cedera Atletico Merana, Real Madrid vs Barcelona 02.00 WIB

Baca juga: Juventus Menang Lawan Napoli, Andrea Pirlo: Tujuan Kami Kini Finish 4 Besar, Menyerah Kejar Inter?

"Penampilan ini menunjukkan betapa kami telah berkembang," ujar Conte.

"Dengan sikap seperti ini, seharusnya kami tetap berada di Liga Champions."

“Sassuolo menjadikan penguasaan bola sebagai kekuatan utama mereka."

"Jadi kami memilih menutup celah di tengah lebih dari apa pun."

"Kami tahu bahwa kami harus menyerahkan penguasaan (bola)."

“Estetika baik-baik saja, tapi Scudetto terlalu penting," kata Antonio Conte.

"Kami memainkan sepakbola yang indah di Liga Champions, dan kami tersingkir."

"Jadi kami harus fokus pada hasil sekarang," ujar eks manajer Chelsea ini.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte
Pelatih Inter Milan Antonio Conte

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Piala Menpora 2021 Setelah Persebaya Kalah, PS Sleman Menang

Baca juga: Jadwal 8 Besar Piala Menpora 2021, PSIS vs PSM, Persija vs Barito Putera, Persib vs Persebaya

"Kami sebenarnya ingin mencoba untuk menekan, tanpa terlalu banyak mengambil risiko."

"Jadi kami memanfaatkan pemain seperti Lukaku, Lautaro dan Hakimi yang dapat melukai tim saat berlari mencari ruang," kata Conte.

Antonio Conte pernah menyebut Romelu Lukaku sebagai 'berlian kasar' saat tiba dari Manchester United, apakah belum sepenuhnya dipoles?

“Anda dapat melihat pekerjaan yang telah dilakukan Romelu."

Romelu Lukaku ( kanan) dan Lautaro Martinez
Romelu Lukaku ( kanan) dan Lautaro Martinez

"Saya tidak lupa ketika orang-orang mengatakan dia dinilai terlalu tinggi."

"Saya langsung mengatakan bahwa dengan potensinya, dia bisa melakukan hal-hal luar biasa di sini."

“Hal terbaik tentang striker kami adalah mereka semua bersedia melakukan pekerjaan kotor juga."

"Christian Eriksen juga tumbuh, kami tahu akan sulit baginya beradaptasi dengan liga yang sangat taktis seperti Serie A."

"Dia bisa berbuat lebih banyak, tetapi kami mengandalkannya."

Baca juga: Hasil FC Porto vs Chelsea, Mason Mount & Ben Chilwell Cetak Gol, Chelsea Menang

Baca juga: Hasil Bayern vs PSG, Drama 5 Gol di Allianz Arena, Neymar 2 Assist, Kylian Mbappe 2 Gol, PSG Menang

“Sayang sekali kami kebobolan gol telat, itu tanpa seorang pemain, tapi kami lebih seimbang dan dewasa sebagai sebuah tim sekarang."

"Jika Anda ingin memenangkan gelar liga, soliditas itu penting. ”

Terlepas dari selisih 11 poin, Antonio Conte tidak akan mengatakan Scudetto sudah pasti diraih timnya.

“Tidak, tidak, masih banyak pertandingan tersisa dan setiap kemenangan bernilai enam poin."

"Dengan menang, kami memberikan tekanan dan dapat melihat kepuasan dan upaya di mata semua orang di setiap kemenangan."

“Kami ingin melakukan sesuatu yang luar biasa untuk klub yang belum pernah menang selama 10 tahun."

"Sungguh luar biasa jika kita adalah orang-orang yang menyingkirkan mereka yang menang selama sembilan tahun tanpa henti."

"Akan ada ketegangan sejak sekarang."

"Ini akan terasa seperti bola lebih berat di kaki kami, mungkin lebih dari tim-tim yang tidak lagi memiliki tujuan yang sama," katanya. ( tribunbatam.id/son )

.

.

.

berita tentang Liga Italia
sumber footballitalia
, kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved