Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Tanjungpinang dan Bintan Berpotensi Hujan Petir dan Angin, BMKG Ingatkan Munculnya Awan Cumulonimbus

BMKG Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengingatkan munculnya awan cumulonimbus yang mengakibatkan hujan disertai angin dan petir.

FREEPIK.COM
ilustrasi awan cumulonimbus. BMKG Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengingatkan munculnya awan cumulonimbus yang mengakibatkan hujan disertai angin dan petir. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan. 

Analisis Dinamika Atmosfer suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi hangat berkisar antara 29°C s/d 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepri bernilai antara -0,0 s/d 1,5°C

"Indeks ENSO berada dalam kategori La Nina lemah, diprakirakan masih akan berlansung hingga Mei 2021. Sehingga masih berdampak terhadap adanya peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian timur," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Miranda Putri Permatasari, Sabtu (10/4/2021).

Selain itu, lanjutnya, indeks di Pole Mode dalam kategori netral.

Diprakirakan masih tetap netral hingga September 2021 sehingga tidak berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Analisis per tanggal 7 April 2021 menunjukkan MJO berada di fase 6 (Pasifik Barat) yang tidak berpengaruh terhadap cuaca di Kepulauan Riau.

Baca juga: Seorang Balita di Tanjungpinang Positif Covid-19, Jumlah Kasus Tambah 3 Orang, 7 Pasien Sembuh

"Pada dasarian III Maret 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya didominasi angin baratan. Pada dasarian 1 April, pola siklon diprediksi terbentuk di utara Kalimantan, Samudera Hindia Barat Lampung dan disekitar NTB. selatan garis ekuator. Sedangkan zona konvergensi diprediksi terjadi dari Sumatera bagian selatan memanjang hingga ke timur hingga ke Papua," terangnya. 

Masih didasarian III Maret 2021, tambahnya, kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 80%.

Kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan diprediksi umumnya sekitar 80% hingga Dasarian III April 2021

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved