Breaking News:

Dalam 3 Bulan, 22 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Tanjungpinang Selama 2021

Kehadiran UPTD PPA untuk memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal terhadap perempuan dan anak.Mengingat keduanya rentan menjadi korban kekerasan

tribunbatam.id/Endra Kaputra
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dan pihak terkait lainnya saat peresmian kantor Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), di Jalan Kota Piring Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/4/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Mayarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, Rustam menuturkan, dari Januari hingga Maret 2021, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan tercatat 8 kasus dan 14 kasus anak sebagai korban.

Hal tersebut menandakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi. Angka tersebut dinilai hanyalah angka gunung es.

“Artinya, angka yang didapat dari korban yang melapor saja, sedangkan di luar sana masih banyak korban yang tidak berani melapor karena alasan-alasan tertentu,” ucap Rustam di sela-sela peresmian penggunaan kantor Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Senin (12/4/2021) di Jalan Kota Piring Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Ia melanjutkan, UPTD PPA ini adalah mandat dari pemerintah pusat untuk memberikan perlindungan dan pelayanan yang maksimal terhadap perempuan dan anak.

“Perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, secara umum menjadi kewenangan DP3APM,” ujarnya.

Baca juga: Satreskrim Polresta Barelang Dapat Penghargaan Lagi, Sukses Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyatakan, pemerintah berkewajiban memberikan penghormatan dan pemenuhan hak asasi manusia kepada setiap warga negara termasuk perempuan dan anak.

Menurutnya, perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan terhadap berbagai kekerasan dan diperlakukan diskriminatif. Karenanya, perlu kerja sama dari masyarakat untuk bermitra dalam menangani segala permasalahan yang ada.

“Ini tanggung jawab kita bersama agar tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mari bersama lindungi perempuan dan anak,” ucap Rahma.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Tanjungpinang

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved