Breaking News:

Fakta Baru Ratusan Kg Sabu Ditemukan di Jeunieb, Dikendali Napi LP Hingga Seret Wanita, Ada Senpi

Polisi mengamankan 6.782,26 gram atau 6,7 kilogram (Kg) sabu dari empat tersangka di lokasi terpisah-pisah.

serambi.com/asnawi luwi
Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK SH didampingi Waka Polres Aceh Besar, Kompol S Anam, Kasat Narkoba Iptu Sunardi SH MH menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Besar Kota Jantho, Senin (12/4/2021). Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, membongkar sindikat peredaran narkoba jaringan internasional dengan mengamankan 6.782,26 gram sabu bersama empat orang tersangka di tiga lokasi pada Kamis dan Jumat, 8 - 9 April 2021. 

TRIBUNBATAM.id, BIREUN- Simak fakta baru ratusan kilogram sabu ditemukan di Jeunieb.

Ternyata dikendalikan napi LP hingga seret wanita, ditemukan senjata api (senpi).

Sebelumnya dikabarkan terjadi kasus penyelundupan 353 kilogram sabu-sabu. 

Ya, sabu-sabu ini ditemukan dalam boat tanpa awak di dekat pelabuhan rakyat di kawasan Desa Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Penemuan tersebut terjadi pada 27 Januari 2021 lalu.

Informasi berkembang di kalangan masyarakat, jumlah sabu tersebut lebih dari 353 kilogram dan sebagian sudah ada yang berhasil diambil sindikat jaringan internasional peredaran sabu ini.

Informasi terbaru, Satuan Resnarkoba Polres Aceh Besar, membongkar sindikat peredaran narkoba jaringan internasional ini. 

Polisi mengamankan 6.782,26 gram atau 6,7 kilogram (Kg) sabu dari empat tersangka di lokasi terpisah-pisah di Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar, Kamis dan Jumat, 8-9 April 2021. 

Dari keempat tersangka ini, seorang di antaranya perempuan dan tiga tersangka pria. 

Inisial keempat tersangka ini IN, MAR, AIY, dan HAR. Namun, Serambinews.com belum mendapat infomasi, satu inisial mana dari keempat itu yang merupakan wanita. 

Sedangkan satu wanita lagi dalam perkara ini, yaitu berinisial ND masih kabur, sehingga diburu polisi dan sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved