Dikira Ada Kecelakaan, Ternyata Pohon Tumbang, Dampak Hujan Deras & Angin Kencang di Batam
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Batam, Sabtu (17/4) siang membuat banyak pohon tumbang.Di antaranya di Simpang Melcem, Batu Ampar
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Batam, Provinsi Kepri, Sabtu (17/4/2021) siang.
Akibatnya, sejumlah pohon tumbang di beberapa titik yang mengakibatkan kerusakan terhadap beberapa kendaraan.
Pantauan Tribun Batam.id di lapangan, terlihat sebuah pohon tumbang dan menghalangi jalan utama di Simpang Melcem, Kecamatan Batu Ampar Batam.
"Untung saja tumbangnya ke arah jalan dan saat tumbang tidak ada kendaraan yang lewat, kalau tidak, bisa ringsek,” ujar DF, warga saat ditanya soal kejadian tersebut.
Laki-laki itu masih bisa tersenyum lantaran saat pohon itu tumbang, tidak mengenai rumah yang menjadi tempat usaha berjualannya.
Menurutnya, pohon yang tumbang itu memang sudah tua.
"Saat kejadian tadi saya bersama istri sedang ada di dalam rumah. Kami sedang istrahat siang, tiba-tiba saya dengar bunyi brakk.
Awalnya saya pikir ada tabrakan, ternyata pohon tumbang,” cerita DF.
Hal senada juga disampaikan Ramli (24), salah satu sopir yang kebetulan melewati ruas Jalan Kerapu Batu Ampar.
Ia menilai wajar, pohon itu tumbang karena usianya memang sudah tua.
"Sejak saya masih kecil pohon tersebut sudah besar. Usia pohonnya kemungkinan sudah puluhan tahun," kata Ramli.
Sementara itu, insiden pohon tumbang ini sempat membuat arus lalu lintas macet.
Saat itu pengendara terpaksa hanya mengunakan satu jalur jalan untuk dua arah, baik dari arah Sengkuang ke Batu Ampar dan sebaliknya.
Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Tak lama setelah pohon itu tumbang, personel Polsek Batu Ampar dibantu warga sekitar segera membersihkan jalanan dari pohon tumbang.
Air Setinggi Lutut Orang Dewasa Genangi Jalan
Sementara itu, hujan yang mengguyur Batam sejak Sabtu (17/4/2021) siang membuat sejumlah ruas jalan digenangi air.
Satu di antaranya di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di seberang jalan depan komplek pertokoan dan bisnis, Winner Junction.
Genangan air setinggi lutut orang dewasa menggenangi jalan arteri dari arah Tanjunguncang menuju Simpang Base Camp.
Ketinggian air yang menggenangi ruas jalan tersebut, membuat para pengendara yang datang dari arah Tanjunguncang menuju Simpang Base Camp harus memperlambat laju kendaraannya.
Sementara untuk pengendara sepeda motor berusaha mencari jalan yang kondisi ketinggian air lebih rendah.
Baca juga: Peserta Hafiz Indonesia Tuna Netra Mencari Syekh Ali Jaber, Abi Amir Banjir Air Mata
Baca juga: Satpam Hilang Terseret Banjir Bandang, Padahal Sempat Selamatkan Anak Istri dan Tetangganya
Banjir yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso Batuaji tersebut membuat para pengendara yang melintas bertanya-tanya.
Pasalnya selama ini jalan tersebut tidak pernah banjir. Herannya lagi saluran drainase yang ada di pinggir jalan cukup besar.
"Ini baru pertama kali, kayaknya gorong-gorongnya tersumbat," kata Mutia Haikal, warga.
Senada, Saroha, warga sekitar mengatakan banjir di Jalan Brigjen Katamso diakibatkan hujan yang datang cukup lebat.
"Ini hujannya sangat lebat makanya banjir," kata Saroha.
Ia mengatakan, bersama hujan deras itu, terlihat banyak sampah, di antaranya sampah ranting pohon dan dedaunan.
"Mungkin sampahnya menumpuk makanya banjir," kata Sahora.
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng/Pertanian Sitanggang)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1704pohon-tumbang-di-batam.jpg)