Kamis, 28 Mei 2026

Sesama Alumni UGM, Anies-Ganjar Populer di Survei Pilres 2024, Aktivis HMI dan GMNI

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menjadi 2 gubernur di Indonesia paling populer dikaitkan dengan Pilres 2024, nama keduanya selalu muncul di survei

Tayang:
kolase kompas.com dan tribunnews
Sesama Alumni UGM, Anies-Ganjar Populer di Survei Pilres 2024, Aktivis HMI dan GMNI 

Apa yang diperlukan agar ke depan tidak ada lagi persoalan ideologi.

Agar Pancasila benar-benar sebagai way of life kita sebagai dasar dan tujuan bernegara," kata Hasto.

"Karena itulah terkait dengan Pilpres, kami menyiapkan seluruh perangkat kepartaian terlebih dahulu dengan melakukan konsolidasi jauh lebih penting," tambahnya.

Saat disinggung kembali soal peluang Ganjar Pranowo dimajukan sebagai capres, apakah PDIP akan mempertimbangkannya untuk maju di Pilpres 2024, Hasto mempersilakan rakyat menilainya sendiri.

Baca juga: Gibran marah di Depan Ganjar Pranowo, Para Guru di Bikin Pucat dan Ancam Catat Nama

Menurut Hasto, rakyat bisa melihat sendiri mana pemimpin yang berani memikul tanggung jawab, ketegasan, prinsip, dan rekam jejak yang jelas.

"Untuk itu, semuanya silakan bekerja dengan sebaik-baiknya di tengah rakyat.

Karena pemimpin itu punya tanggung jawab juga untuk menjawab panggilan sejarah.

Dan itulah nanti akan tiba saatnya siapa yang akan menjadi Capres dari PDI Perjuangan ke depan," pungkasnya.

Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil. (Capture Instagram)
Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil. (Capture Instagram) (Capture Instagram)

Nama Ganjar Pranowo selalu muncul dalam tiap survei kandidat calon presiden 2024 di sejumlah lembaga survei.

Gubernur Jateng itu menjadi salah satu calon presiden di antara tokoh yang namanya disebut potensial untuk bursa Pilpres 2024.

Hasil sejumlah lembaga survei menunjukkan nama Ganjar Pranowo bertengger di posisi empat besar.

Misalnya, dalam hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia belum lama ini, nama Ganjar masuk urutan kedua sebagai figur calon presiden pilihan anak muda.

Lalu, hasil survei SMRC juga menempatkan Ganjar pada posisi tinggi.

Dalam simulasi survei itu, bahkan banyak pemilih Presiden Jokowi yang memilih nama Ganjar Pranowo.

Disinggung terkait namanya yang disebut potensial, Ganjar hanya memberikan respons santai.

Baca juga: Pak Ganjar Tak Salat Ada di Buku Soal SD, Ganjar Pranowo: Mungkin itu Kritikan Buat Saya

Sejauh ini, nampaknya Ganjar belum mau berkomentar banyak.

Baginya, berbicara tentang nasib masyarakat jauh lebih penting.

"(Misalnya) Bicara menyerap gabah petani, karena itu jauh lebih penting," kata Ganjar saat berbincang di sela kunjungan ke Kantor TribunJatim Network di Surabaya, Minggu (4/4/2021) malam.

Selain itu, kata Ganjar, bagi dirinya yang merupakan kader PDI Perjuangan, segala keputusan strategis berada di tangan Ketua Umum DPP PDIP yaitu Megawati Soekarnoputri.

Viral di media sosial video ungkapan kekecewaan Ganjar Pranowo kepada Sekda Blora, minta mundur dari jabatan karena tak paham cara pendataan perantau
Viral di media sosial video ungkapan kekecewaan Ganjar Pranowo kepada Sekda Blora, minta mundur dari jabatan karena tak paham cara pendataan perantau (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

"Maka, kalau ada survei tinggi-tinggian, yang di PDIP, biasa saja.

Karena Bu Mega yang akan menentukan," ujarnya.

Paling populer versi LSI

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis dua nama gubernur paling populer di Indonesia saat ini.

Ternyata berdasarkan hasil survei LSI, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo paling banyak menjadi bahan pembicaraan.

Keduanya memperoleh presentase 5,7 persen untuk Anies dan 3,5 persen untuk Ganjar.

Hal itu bila responden disodorkan pertanyaan tanpa menyebutkan nama.

Namun saat simulasi semi terbuka, ketika para responden disodorkan 29 nama, hasilnya dua gubernur itu tetap berada di urutan teratas. Ganjar Pranowo 10,6 persen dan Anies Baswedan 10,2.

"Ganjar dan Anies, boleh kita sebut sama posisinya," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam jumpa pers daring, Senin (22/2/2021).

Di media sosial pun, dua gubernur tersebut paling banyak dibicarakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Latar belakang pendidikan keduanya hampir sama.

Anies dan Ganjar sama-sama lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Anies lulusan Fakultas Ekonomi (1989-1995).

Ketika mahasiswa, selain aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) juga menjadi menjadi Ketua Senat Universitas pada kongres tahun 1992.

Sementara Ganjar adalah lulusan Fakultas Hukum yang aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Majestic 55 (Mahasiswa Pencinta Alam Fakultas Hukum UGM.

Setelah lulus, Anies lebih banyak berkutat pada bidang pendidikan.

Selain menjadi Rektor Universitas Paramadina dan penggagas "Indonesia Mengajar" karier Anies masuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara Ganjar Pranowo lebih menekuni dunia politik.

Sebelum menjadi Gubernur, Ganjar adalah anggota DPR RI selama dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014.

Namun, pada periode kedua tidak diteruskan karena terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Umur keduanya hanya terpaut setahun.

Anies lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969 sedangkan Ganjar lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, 28 Oktober 1968.

Kedua gubernur ini pun mengalami persoalan di wilayah masing-masing, terutama ketika menghadapi bencana banjir.

Keduanya dikritik tapi sekaligus mendapatkan pujian.

Tidak heran bila ada berita terkait dua gubernur ini, akan ramai dengan berbagai komentar.

Begitu pula saat keduanya memposting kegiatan di akun media sosial masing-masing, serbuan para warganet tak terbendung lagi.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PDIP Bicara Peluang Ganjar Pranowo Maju di Pilpres 2024 dan Survei IPO Sebut Anies Baswedan Paling Potensial di 2024, Pengamat: Karena Dia Tidak Antikritik serta Surya.co.id dengan judul Respons Gubernur Ganjar Pranowo terkait Namanya selalu Masuk Hasil Survei Capres 2024

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved