Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

135 Guru dan Tenaga Pendidikan Siantan Disuntik Vaksin Covid-19, Persiapan Belajar Tatap Muka

135 guru dan tenaga pendidikan di Anambas mulai divaksin Covid-19. Hal ini untuk persiapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru

TRIBUNBATAM/RAHMATIKA
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk guru dan tenaga kependidikan di RSUD Tarempa. 
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 135 guru dan tenaga kependidikan di Kepulauan Anambas khususnya Kecamatan Siantan sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Hal ini dilakukan untuk persiapan belajar tatap muka.
Setiap guru dan tenaga kependidikan sebelumnya telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, mulai dari guru TK, SD, hingga SMP.
"Ada 135 guru yang sudah terdaftar untuk menerima vaksin, ini baru Kecamatan Siantan saja," ujar Kepala Puskemas Tarempa, Januardi, pada Sabtu malam (17/4/2021).
Vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidikan bertujuan agar pembelajaran tatap muka bisa dimulai bertepatan dengan tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juli mendatang.
Vaksinasi Covid-19 merek Sinovac ini dilaksanakan pada malam hari, mengingat saat pagi hari para guru melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi, proses vaksinasi Covid-19 dimulai sejak pukul 20.00 WIB.
Mulai dari pukul 19.30 WIB sudah banyak penerima vaksin yang mengantri di halaman ruang tunggu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa.
"Kalau misalnya full sesuai dengan vaksin dibuka bisa dilaksanakan malam ini, tergantung dari proses aplikasi, kalau cepat dan sinyal bagus kemungkinan kelar malam ini," ucapnya.
Antusias para guru ini menerima vaksin diungkapkan oleh salah seorang guru sekolah dari tingkat SMP, Rida.
Ia mengatakan awalnya sempat tidak ingin menerima vaksin namun setelah mendengar cerita dari rekan yang sudah mendapatkan vaksin akhirnya ia bersedia di vaksin.
"Kita itu kemarin daftar dulu siapa yang bersedia dari sekolah, kalau dari sekolah kita ada 5 orang, jadi tidak semua yang dapat, ya awal ragu tapi setelah nanya-nanya yaudah beranikan diri saja," kata Rida.
Setelah mendapatkan suntik vaksin para guru diminta untuk beristirahat sekitar 30 menit sebelum pulang. Saat itu juga mereka langsung menerima SMS notifikasi sertifikat vaksin.
"Badan rasanya pegal ya, tadi sih tidak berasa, tapi sekarang malah jadi pegal dan lapar," ungkap Rida.
Tidak hanya guru dan tenaga kependidikan saja yang mendapatkan vaksin, Dinas Kesehatan juga menyiapkan kuota sebanyak 20 orang dari cabang kejaksaan negeri Natuna di Tarempa. 
Untuk dari Cabjari Natuna di Tarempa sendiri mereka mendapatkan penyuntikan jenis vaksin yang berbeda yakni merek astrazeneca.
Adapun jumlah vaksin yang tiba pada tahap III ini sebanyak 60 persen untuk lansia, 40 persen tenaga pendidik, dan 20 vial untuk TNI dan Polri.(Tribunbatam.id/Rahma Tika)
Berita tentang Anambas
 
 
Penulis: Rahma Tika
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved