Minggu, 17 Mei 2026

Masih Ada Harapan, Oksigen di Kapal Selam KRI Nanggala-402 Bertahan Hingga Sabtu

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak dan kondisi black out. Mulai terjawab kemampuan cadangan oksigen dalam kapal

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
KSAL Laksmana TNI Yudo Margono saat memberikan keterangan kepada media di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai mengenai hilang kontaknya KRI Nanggala-402. 

TRIBUNBATAM.id - Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak dan kondisi black out. Mulai terjawab kemampuan cadangan oksigen dalam kapal.

Kemampuan oksigen dalam kapal selam merupakan hal penting.

Ternyata kemampuan oksigen di dalam KRI dalam kondisi black out seperti sekarang ini diperkirakan mampu bertahan 72 jam atau 3 hari.

Hal ini disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI Yudo Margono, Kamis 22 April 2021 di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, dalam press conference mengenai hilang kontaknya KRI Nanggala-402 di utara perairan laut Bali, Rabu 21 April 2021.

"Kalau kemarin saat hilang kontak sekitar pukul 03.00 WIB kemudian nanti bisa sampai hari Sabtu pukul 03.00 WIB. Sehingga 72 jam, mudah-mudahan sebelum ini dapat segera ditemukan sehingga cadangan oksigen masih ada," ungkap KSAL.

Saat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto terjun ikut on board pencarian di dalam KRI dr. Soeharso sejak pagi hingga siang, KSAL menyampaikan saat menggunakan magnetometer di dalam suatu titik yang kedalamannya kurang lebih 50 meter sampai 100 meter melayang ditemukan daya kemagnetan yang tinggi.

“Nanti sore bisa kita kaji dengan menggunakan multi band echosounder yang sekarang kita pasang portabel di KRI Rimau dan nanti sore KRI Rigel mudah-mudahan bisa segera datang,” katanya.

"Ini nanti bisa dikasi yang lebih kecil lagi. Sehingga kelihatan di situ yang tadi ditemukan daya kemagnetannya tinggi. Harapannya kemagnetan tersebut adalah dari Nanggala-402," harapnya.

Kronologi KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Seperti diketahui, Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad, menuturkan hingga kini proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 masih terus berlangsung.

Sebanyak lima KRI dan satu helikopter telah diterjunkan untuk melakukan pencarian dengan kekuatan 400 orang.

Kemudian, Riad pun menceritakan kronologi kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak.

Riad menjelaskan, pada pukul 03.46, KRI Nanggala 402 melakukan penyelaman.

"Pukul 03.46 KRI Nanggala 402 melakukan penyelaman," kata Riad, dikutip dari tayangan Kompas TV, Kamis (22/4/2021).

Kemudian, pada pukul 04.20, para awak kapal melaksanakan penggenangan peluncur torpedo.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved