Rabu, 22 April 2026

Bala Bantuan Negeri Jiran Berdatangan Cari KRI Nanggala 402, Singapura Kerahkan Personel

Bala Bantuan Negeri Jiran Berdatangan Cari KRI Nanggala 402, Singapura Kerahkan personel.

ISTIMEWA
KRI NANGGALA 402 - Bala Bantuan Negeri Jiran Berdatangan Cari KRI Nanggala 402, Singapura Kerahkan personel. FOTO: KAPAL RECUE SINGAPURA 

TRIBUNBATAM.id - Update pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak sejak Rabu (22/4/2021) masih belum membuahkan hasil.

Namun, segenap tim masih bekerja keras untuk bisa menemukan kapal ini.

Sejumlah bala bantuan dari negeri Jiran seperti Malaysia dan Singapura pun mulai berdatangan.

Diberitakan sebelumnya, KRI Nanggal 402 hilang di perairan 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Bahkan, personel Angkatan Laut (AL) Singapura dilaporkan sudah tiba dan menunggu kapal penyelamat kapal selam milik Angkatan Laut Singapura (RSN) MV Swift Rescue.

Sementara itu, pengamat turut menjelaskan tantangan terbesar dalam misi pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. Berikut selengkapnya.

1. AL Singapura Datang, Kapal Selam MV Swift Rescue Segera Datang

MV Swift Rescue, Kapal Singapura yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak
MV Swift Rescue, Kapal Singapura yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak (TWITTER @Ng_Eng_Hen)

Personil Angkatan Laut (AL) sudah tiba dan bergabung di KRI dr Soeharso untuk misi pencarian kapal selam Nanggal yang hilang kontak di perairan Bali.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Achmad Riad mengungkapkan lima personel militer Singapura sudah merapat ke KRI dr Soeharso-990.

"Tim Angkatan Bersenjata Singapura berupa lima personel sudah on board di KRI Soeharso," ujar Riad dalam konferensi pers di Bali, dikutip dari kanal Youtube Puspen TNI, Jumat (23/4/2021).

Kehadiran lima personel militer Singapura ini sekaligus menanti kedatangan kapal penyelamat kapal selam milik Angkatan Laut Singapura (RSN) MV Swift Rescue.

MV Swift Rescue sendiri dijadwalkan akan tiba malam ini.

Selain itu, TNI juga sudah mendapat tambahan kekuatan dengan kehadiran tim dari pesawat P-8 Poseidon yang didatangkan dari Amerika Serikat (AS).

Sedangkan unit pesawatnya sendiri dijadwalkan tiba malam ini.

"Tim dari Poseidon yang nanti akan sebagai operator ataupun membantu P-8 Poseidon Amerika dari US Airforce yang mudah-mudahan bisa datang malam atau dini hari nanti, akan membantu proses pencarian, timnya sudah datang di sini, tadi untuk berkoordinasi," terang Riad.

Tak hanya dari dua negara tersebut, bantuan dari Malaysia dan Australia juga segera merapat.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved