Breaking News:

Kasus Covid-19 di India Makin Parah, AS dan China Siap Kirim Bantuan

Jumlah kasus Covid-19 harian di India mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya secara internasional untuk hari kedua berturut-turut.

Kompas.com
India melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh. (AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGH) 

TRIBUNBATAM.id, BEIJING - Kasus Covid-19 India kembali mengalami lonjakan serta diperburuk oleh kekurangan oksigen medis yang kritis. 

Jumlah kasus Covid-19 harian di India mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya secara internasional untuk hari kedua berturut-turut. Sekitar 332.730 kasus baru Covid-19 tercatat pada Jumat, (23/4/2021), bersama dengan 2.263 kematian. 

Sementara itu, pihak berwenang di seluruh negeri bergegas mengatasi kekurangan oksigen, yang digunakan untuk merawat pasien penderita reaksi parah terhadap penyakit yang memicu pandemi global itu. 

Krisis tersebut membuat China kembali menegaskan kesediaannya untuk memberikan dukungan kepada negara Asia Selatan itu.  

Sementara Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan pembicaraan dengan Pemerintah New Delhi. 

"China menyampaikan simpati yang tulus kepada India atas situasi yang memburuk di negara itu baru-baru ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian dalam jumpa pers, melansir Newsweek pada Jumat (24/4/2021).  

"China siap memberikan dukungan dan bantuan sesuai kebutuhan India, dan sedang berkomunikasi dengan pihak India mengenai hal ini." 

Pemerintah China, kata dia, dengan tegas mendukung pemerintah India dan rakyatnya dalam memerangi virus corona. 

Terpisah, Sekretaris Pers Gedung Putih AS, Jen Psaki juga membahas masalah ini ketika ditanya oleh wartawan dalam konferensi pers reguler pada hari yang sama. 

"Amerika Serikat menyatakan simpati terdalam kami kepada rakyat India yang jelas-jelas menderita selama pandemi global ini," katanya, 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved