Breaking News:

BATAM TERKINI

Covid-19 di Batam Melonjak 69 Pasien, 8 Kecamatan Zona Merah

Kasus Covid-19 di Batam terbaru Minggu (25/4/2021) kembali terdapat 69 kasus baru corona, delapan kecamatan zona merah

Editor: Agus Tri Harsanto
ist
Peta sebaran Covid-19 di Batam per 25 April 2021, 8 kecamatan zona merah 

Ia meminta pihak pengelola tempat-tempat makan itu untuk memperbaiki penerapan protokol kesehatan.

Razia protokol kesehatan Tim Terpadu Kota Batam, Rabu (21/4/2021) menyasar tempat usaha di kawasan Batamkota dan Bengkong
Razia protokol kesehatan Tim Terpadu Kota Batam, Rabu (21/4/2021) menyasar tempat usaha di kawasan Batamkota dan Bengkong (tribunbatam.id/istimewa)

Seperti menata ulang jumlah kursi dan meja, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer, menerapkan pengukuran suhu, dan aktif menegur masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Bersama tim terpadu, Amsakar Achmad menegaskan bila pada razia selanjutnya masih didapati penerapan protokol kesehatan yang kurang memadai, maka sanksi penutupan tempat usaha tersebut akan segera ia jalankan.

Sebelumnya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemko Batam, Yusfa Hendri telah menjelaskan, Forkopimda melalui rapat telah sepakat akan meningkatkan razia protkes selama bulan Ramadan 1442 H/2021 M.

"Memang sudah diinstruksikan pak Wali dalam rapat bersama Forkopimda razia penegakan disiplin ditingkatkan dalam beberapa shift serta tim yang akan bergerak secara masih ke berbagai titik wilayah Batam," jelas Yusfa.

Pada kesempatan itu, tim terpadu bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad telah terjun ke enam titik yang tersebar di wilayah Tiban (Sekupang), Jodoh (Batu Ampar) dan Nagoya (Lubuk Baja).

Razia difokuskan di deretan kafe dekat Vitka Tiban Center, depan SPBU UIB hingga ke Nagoya dan Jodoh.

Baca juga: 3 Tempat Usaha di Batam Dapat Surat Cinta, Abai Protokol Kesehatan, Ada yang Sudah SP 3

Baca juga: Sekupang Zona Merah Covid-19, Polsek Disiplinkan Protokol Kesehatan

INGATKAN Protokol Kesehatan

Safari Ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi di Kecamatan Belakangpadang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada Sabtu (24/4/2021) malam.

Pada kesempatan silaturahmi itu, Amsakar mengimbau masyarakat Belakangpadang untuk terus menjaga ukhuwah yang erat dan kesepahaman kolektif demi membangun Kota Batam.

"Kalau ukhuwah sudah erat, insyaallah komitmen dan rencana yang sudah kita susun akan mudah terlaksana," ujar Amsakar jelang acara buka puasa di Musala Darunna'im Kampung Bugis, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang.

Selain dalam rangka silaturahmi, kedatangan Amsakar juga sekaligus bertujuan memantau langsung penerapan protokol kesehatan (protkes) di tengah masyarakat.

Sempat menyambangi beberapa masjid di wilayah Belakangpadang, Amsakar menilai fasilitas protkes di lingkungan tempat ibadah tersebut sudah cukup lengkap dan tepat.

Kedepannya, Amsakar Achmad mengharap dukungan masyarakat untuk menjalankan aturan protkes yang sudah ditetapkan tersebut.

Safari Ramadhan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (24/4/20210.
Safari Ramadhan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (24/4/20210. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Saya berterimakasih karena beberapa masjid sudah menerapkan saf yang berjarak, dan menyediakan tempat cuci tangan. Ini harus dipertahankan atau ditingkatkan lagi," tambah Amsakar.

Mengingat di Ramadan tahun ini, segala kegiatan ibadah telah memperoleh izin untuk dijalankan kembali, Amsakar berharap hal ini tidak menimbulkan adanya klaster baru Covid-19.

Meski belakangan, angka Covid-19 kembali meningkat. Kecamatan Belakangpadang yang semula berzona hijau pun kini masuk ke zona oranye dengan 13 kasus aktif.

Pemerintah pun telah menetapkan berbagai kebijakan baru di bulan Ramadan ini, guna menekan penyebaran kasus Covid-19.

Di antaranya, meningkatkan razia protkes oleh tim terpadu, peniadaan agenda open house kepala daerah, peniadaan takbir keliling dan juga peningkatan protkes saat tarawih dan salat Ied.

"Melihat perkembangan kasus ini, perlu dievaluasi kembali interaksi masyarakat dan pelaksanaan protkesnya di lapangan," tegas Amsakar Achmad.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved