Selasa, 21 April 2026

BATAM TERKINI

Penumpang Kapal Pelni KM Bukit Raya Turun di Batam Hanya 8 Orang, Imbas Larangan Mudik?

Jumlah penumpang kapal Pelni KM Bukit Raya turun di Batam cenderung sedikit dibanding sebelumnya yang mencapai ratusan penumpang.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Penumpang Kapal Pelni KM Bukit Raya Turun di Batam Hanya 8 Orang. Foto penumpang turun di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah penumpang kapal Pelni KM Bukit Raya turun di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam menurun drastis.

Tercatat, hanya 8 penumpang yang turun di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan pelayaran sebelumnya yakni mencapai ratusan penumpang.

Kapal Motor/ KM Bukit Raya tiba di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Minggu, (25/4/2021) sekira pukul 11.20 WIB.

Seorang penumpang Belinyu, Ahmad saat ditemui TribunBatam.id mengaku ke Batam ingin berobat saja.

KM Kelud saat tiba di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (21/4/2021)
KM Kelud saat tiba di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (21/4/2021) (TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng)

Ahmad datang ke Batam seorang diri, dan ia mengaku baru pertama kali ke Batam.

Kendati demikian ia tetap terlihat semangat karena sudah ada rekannya yang siap menjemputnya dan langsung mengantar dirinya ke salah satu Rumah sakit di Kota Batam.

"Saya ke Batam mau berobat saja, saya tidak mudik," ungkap pria 44 tahun ini sembari berjalan meninggalkan pelabuhan.

Sementara itu, salah satu staf Pelni cabang Batam Alexander saat ditemui mengatakan hari ini penumpang sangat sedikit.

KM Bukit Raya hingga hari ini masih beroperasi seperti biasa, dan terakhir melayani penumpang tujuan Batam pada 5 Mei 2021 mendatang.

Baca juga: JELANG Ramadhan 2021, KM Bukit Raya hanya Bawa 35 Penumpang ke Batam

Baca juga: Kapal Pelni KM Kelud Sempat Kesulitan Sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Arus Laut Kuat

KM Bukit Raya datang dari Pelabuhan Belinyu dan sudah diberangkatkan kembali pada pukul 13.00 WIB dengan tujuan pelabuhan Tering, Terempa, Serasan, Midai, Natuna, Pontianak dan Surabaya.

Hingga saat ini bagi seluruh calon penumpang yang hendak bepergian saat ini rapid tes Antigen masih berlaku bagi umur 15 tahun ke atas.

Untuk umur 14 tahun ke bawah masih di perbolehkan menggunakan rapid tes anti bodi.

"Masyarakat saat ini kayaknya tidak ingin kemana-mana lagi pasca adanya pelarangan mudik oleh Pemerintah Pusat," ujar Alexander.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved