Sabtu, 18 April 2026

KRI NANGGALA 402

Pertemuan Terakhir Ibunda dengan Komandan Heri, Pernah Diajak Masuk KRI Nanggala 402

Beginilah kisah Pertemuan Terakhir Ibunda dengan Letkol Heri, Pernah Diajak Masuk KRI Nanggala 402.

KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA
Orangtua Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402 Letkol (P) Heri Oktavian, Murhaleni (jilbab oranye) saat menerima kunjungan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (24/4/2021) malam. 

TRIBUNBATAM.id - Letnan Kolonel (Letkol) Heri Oktavian menjadi salah satu kru KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Letkol Heri.

Sepanjang hari, keluarga terus memanjatkan doa untuk sang Komandan.

Doa bersama juga digelar di rumah kakak perempuan Letkol Heri, Chandra Yunita.

Di dalam rumah berdinding putih itu terdengar lantunan ayat suci Al Quran.

Melansir artikel Kompas.com dengan judul "Ibunda Komandan KRI Nanggala-402: Saya Kirim ke Heri Video Larangan Mudik", Chandra tinggal di Kompleks Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Lampung.

KRI Nanggala 402 secara resmi dinyatakan tenggelam (subsink) setelah sebelumnya melintasi Selat Bali.

"Nggak putus-putus kami mendoakan Heri. Baca (surah) Yasin setelah shalat," kata Chandra ditemui, Sabtu (24/4/2021) malam.

Kabar musibah yang menimpa adik bungsunya itu didapatkan dari Yanuar, anak ketiga dari empat bersaudara itu Kamis kemarin.

"Ya Allah, kami nggak nyangka," kata Chandra.

Chandra pun menjemput ibundanya yang tinggal di Kota Metro, Murhaleni (73) untuk pergi ke Surabaya terkait kabar kapal selam yang dikomandoi Heri itu telah dinyatakan tenggelam.

Sambil menunggu kabar keberangkatan ke Surabaya, Murhaleni tinggal di rumah Chandra.

Baca juga: Lettu Ady Sonata Kru KRI Nanggala 402 Dikenal Berprestasi, Baru Punya Bayi 7 Bulan

Baca juga: Kronologi Tenggelamnya KRI Nanggala 402, Hilang saat Bersiap Tembak Torpedo

Baca juga: Penyebab KRI Nanggala 402 Tenggelam karena Keretakan Besar, KSAL: Bukan Meledak

Komunikasi terakhir

Murhaleni menuturkan, komunikasi dengan anak bungsunya itu terjadi beberapa hari lalu.

Saat itu, Murhaleni mengirimkan video melalui WhatsApp terkait pelarangan mudik.

"Waktu itu saya dapat video soal larangan mudik, jadi saya kirim ke Heri, supaya nggak mudik dulu (ke Lampung)," kata Murhaleni.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved