BATAM TERKINI
Kapal Bakamla RI Jemput Nelayan Batam di Perbatasan Malaysia, Tangis Keluarga Pecah
Dua nelayan bernama Abdul Rahman dan Gusti Riyandi masuk ke perairan Malaysia saat mencari ikan beberapa waktu lalu.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapal Bakamla RI KN Bintang Laut 401 menjemput dua nelayan Batam, Senin (26/4/2021).
Kedua orang nelayan bernama Abdul Rahman dan Gusti Riyandi itu beserta kapalnya masuk perairan Malaysia beberapa waktu lalu.
Serah terima kedua orang nelayan Indonesia itu dilaksanakan oleh Pengarah Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Laksma Nurul Hizam bin Zakaria kepada Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia sebelah selatan dari Tanjung Setapa Malaysia pada koordinat 1° 17,63’N – 104° 7,5’E.
“Dua nelayan yang dijemput merupakan warga Batam yang ditangkap kapal APMM KM Satria 3802 tanpa disengaja saat mencari ikan memasuki perairan Malaysia," ujar Laksma Bakamla Hadi Pranoto dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id.
Hadi menambahkan, kapal yang ditumpangi kedua nelayan itu juga tidak dilengkapi peralatan navigasi yang dapat mengetahui perbatasan perairan.
Proses penjemputan dimulai pukul 07.00 WIB, saat KN Bintang Laut-401 bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar menuju titik Rendezvous (RV) pukul 10.00 WIB.
Di sini proses pemindahan nelayan yang telah disepakati antara Bakamla RI dengan APMM.
Tepat pukul 10.00 WIB, KN Bintang Laut-401 tiba di titik temu di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia sebelah Selatan Tanjung Setapa Malaysia.
"Hasil koordinasi dan komunikasi antara APMM dan Bakamla RI dengan mengedepankan eratnya kerja sama dan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia, kedua nelayan tersebut dapat dipulangkan,” jelasnya.
Tidak menunggu lama proses serah terima langsung dilaksanakan di atas KN Bintang Laut-401 dengan prosesi penandatangan berkas serah terima nelayan yang ditandatangani oleh Laksma Nurul Hizam Bin Zakaria.
Baca juga: FOTO Detik-detik Bakamla Pepet Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna, Lari Ditembak Peringatan
Baca juga: Bakamla RI Tangkap Kapal Kencing BBM di Selat Durian Kepri
Laksma Bakamla Hadi Pranoto disaksikan oleh perwakilan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, perwakilan Dinas Perikanan Kota Batam dan perwakilan HNSI Batam.
Setelah prosesi penandatanganan, dua nelayan langsung menjalani Rapid Test Antigen.
Tujuannya agar dapat dipastikan kedua nelayan dalam kondisi sehat.
Laksma Bakamla Hadi Pranoto menyampaikan tidak bisa dipungkiri dalam konteks pengamanan perairan, Indonesia dan Malaysia memiliki tantangan yang sama.
Mengingat hubungan baik antara Bakamla RI dan APMM telah berlangsung lama, penguatan dan implementasi kerja sama lebih lanjut bidang operasi serta sharing informasi perlu dilakukan.
Tangis haru bercampur bahagia tampak di wajah keluarga saat Laksma Bakamla Hadi Pranoto menyerahkan kedua nelayan yang disaksikan Lurah Tanjung Uma di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri.(TribunBatam.id/Alamudin)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/nelayan-batam-dijemput-kapal-bakamla-ri.jpg)