Rabu, 8 April 2026

KEJADIAN POPULER BATAM

Kejadian Populer Batam: Dari Wali Kota Batam Makin Cemas, e-Tilang, hingga Stok Vaksin di Batam

Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu ini

Kolase Tribun Batam / Leo Halawa
Kejadian Populer Batam: Mulai dari KECELAKAAN Beruntun, Nasib Dokter Cabul hingga Dinas Pendidikan 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (28/4/2021) antara lain:

1. WALIKOTA Makin Cemas Jumlah Kasus Covid-19 di Batam Terus Menanjak

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi makin cemas dan khawatir melihat penambahan jumlah Covid-19 di Batam belakangan ini.

Pasalnya, dalam satu minggu lebih, peningkatan Covid-19 di Batam, rata-rata di atas 50 kasus. 

"Saya sangat khawatir. Kita harus kerjasama, agar bisa menyelesaikan ini. Penting disampaikan, Covid ini sangat berbahaya. Jadi semua masyarakat minta menggunakan masker," ujar Rudi, Rabu (28/4/2021).

Saat ini di Batam, ada 579 orang pasien covid-19 di Batam yang dirawat.  Sejak tahun 2020, total kasus Covid di Batam, 7.069 orang dengan meningal 161 orang.

Sementara jumlah pasien yang sudah sembuh sejak tahun lalu, sebanyak 6329.

Namun dalam satu minggu belakangan ini, terjadi peningkatan jumlah kasus yang signifikan.

Peningkatan jumlah kasus covid-19 di Batam, dinilai lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Selengkapnya baca, WALIKOTA Makin Cemas Jumlah Kasus Covid-19 di Batam Terus Menanjak

Kejadian Populer Batam: Dari Kecelakaan, Lahan di Batam Tumpang Tindih hingga Realisasi KEK

2. Dulu Kuli Bangunan, Aris Kini Sukses Jadi Wirausaha Muda di Batam Dari Jual Donat Kentang

Penerapan Tilang Elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (Etle) di Batam awalnya direncanakan mulai Rabu 28 April 2021 hari ini.

Namun, ternyata pemberlakuan sistem tilang yang menggunakan bantuan kamera pengawas tersebut belum bisa direalisasikan tepat waktu atau diundur.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Mujiono mengatakan, meski diundur tapi masyarakat diminta tetap harus tertib berlalulintas, hal itu guna menjaga keselamatan bersama 

"Ada ETLE atau tidak masyarakat harus patuh terhadap aturan lalulintas untuk keselamatan sesama pemakai jalan," ujarnya Rabu (28/4/2021).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved