Lelang Pengelolaan SPAM Batam, Ini Kata Mantan Pejabat Teras BP Batam
Standar yang harus dicapai minimal sama dengan yang telah diberikan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang telah bekerja dengan baik selama 25 tahun.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Mantan Kepala Kantor Air dan Pengelolaan Limbah Badan Pengusahaan (BP) Batam, Tato Wahyu mengatakan, Batam telah menikmati layanan air bersih yang baik selama 25 tahun.
Karena itu, kualitas layanan tersebut tak boleh turun karena BP Batam salah pilih operator.
Standar yang harus dicapai minimal sama dengan yang telah diberikan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang telah bekerja dengan baik selama 25 tahun. Bahkan, diharapkan juga dapat meningkatkan standar mutu dan pelayanan air bersih jauh lebih baik.
"ATB bekerja dengan baik. Suplai air terpenuhi. Keluhan juga jarang terjadi. Dan hampir semua kebutuhan masyarakat terkait pasokan air bersih bisa terpenuhi, " kata Tato.
Menurut Tato, calon operator Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam kedepannya harus dapat memenuhi ekspektasi masyarakat terkait suplai air bersih selama 24 jam penuh ke seluruh penjuru Batam.
Baca juga: SDM Unggul ATB, Sarat Kompetensi dan Siap Kerja Keras
Selain itu, mantan pejabat teras BP Batam ini berharap operator berikutnya mampu menterjemahkan visi dan misi BP Batam terkait pengelolaan air bersih kedepannya.
Dengan demikian, integrasi penyediaan air kedepan dapat dicapai.
“Kolaborasi antara BP Batam sebagai regulator SPAM Batam dan operator harus terjalin dengan baik, supaya bisa mengimplementasikan tujuan tersebut dengan mudah,” katanya.
Ekspektasi terhadap pengelolaan air bersih Batam di masa mendatang memang tinggi.
Apalagi, pengelolaan air di Batam memang sudah ada pada standar yang lebih baik dibanding daerah lain ketika dikelola oleh ATB.
Perusahaan yang memegang konsesi pengelolaan air bersih sejak tahun 1995 hingga 2020 itu berhasil membawa Batam mendapat predikat sebagai kota dengan layanan air bersih terbaik di Indonesia.
“Standar Batam sudah tinggi,” ujar Ketua DPD REI Khusus Batam, Achyar Arfan.
Dengan standar yang tinggi tersebut, wajar bila warga Batam berharap standar pengelolaan air bersih tidak turun.
Itulah mengapa, tender pengelolaan SPAM Batam yang akan dibuka oleh BP Batam pada Mei mendatang menjadi sangat penting.
ATB dikabarkan ikut kembali dalam lelang tersebut. Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan, perusahaan siap meningkatkan performa dengan dukungan SDM berkualitas dan teknologi yang telah teruji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/atb-31.jpg)