Breaking News:

Jimat Terlepas Sebelum Disembelih, Kesaksian Warga Lihat Pria Berjubah Berubah Jadi Babi Ngepet?

Warga menangkap hewan diduga babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat pada hari Selasa (27/4/2021) dini hari pukul 00.30 WIB

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Youtube Rana Films
Jimat Terlepas Sebelum Disembelih, Kesaksian Warga Lihat Pria Berjubah Berubah Jadi Babi Ngepet? Martaih cerita kesaksian detik-detik menangkap babi 

Tubuh Babi menyusut

Warga menceritakan, ada yang aneh sebelum hewan tersebut disembelih.

Menurut Ketua RW setempat, Abdul Rosad, mengatakan tubuh babi itu tiba-tiba semakin mengecil atau menyusut.

Padahal, saat awal ditangkap tubuh babi ngepet ini cukup padat.

"Terakhir itu berat 15 kilogram, tinggi babi dan lebar 15 centimeter, seperti kucing," ujar Rosad dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Berat Badan Menyusut Misterius, Babi Ngepet Disembelih, Warga Gelar Pengajian

Rosad menuturkan, sebelum babi disembelih terlebih dulu dilakukan pengajian oleh warga sekitar.

"Sebelum dipotong dilakukan pengajian dengan memotong leher," ungkapnya dilansir dari TribunnewsBogor.com berjudul Cerita Warga Depok Bentuk Tim Tangkap Babi Ngepet, Awasi Pengendara Berjubah : Awalnya Manusia.

Menurutnya, warga telah memakamkan hewan yang diduga babi ngepet tersebut.

"Setelah dipotong dilakukan pemakaman keluarga milik warga tidak jauh dari lokasi penangkapan," timpalnya.

Selesai penyembelihan, Rosad pun mengatakan tidak ada keganjilan yang terjadi.

"Untuk keganjilan tidak ada ya," katanya.

Benda diduga jimat terlepas

Benda berupa kalung diduga jimat milik yang menempel di leher sang babi mendadak lepas.

Awal diamankan, babi ini berukuran panjang 50 centimeter dan lebar 40 centimeter.

BABI NGEPET - Akibat Berat Badan Menyusut Misterius, Babi Ngepet Disembelih, Warga Gelar Pengajian. FOTO: Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021).
BABI NGEPET - Akibat Berat Badan Menyusut Misterius, Babi Ngepet Disembelih, Warga Gelar Pengajian. FOTO: Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Namun beberapa saat kemudian, ukuran babi ini mengecil menjadi panjang 30 centimeter dan lebar 40 centimeter.

"Kami mengetahui saat kalung yang berada di leher babi ngepet terlepas," kata salah seorang warga yang ikut menangkap babi ini, Martalih.

Sementara itu paranormal Mbah Mijan menerangkan soal ciri babi ngepet.

Menurut Mbah Mijan, babi ngepet memiliki ciri khas pada tangan dan kakinya.

"Kaki belakang mirip kaki manusis dan kaki depan babi mirip tangan manusia," kata Mbah Mijan dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Instagram-nya.

Selain itu, menurut Mbah Mijan, babi ngepet juga memiliki ciri di sekitar pusarnya.

"Ada bulu warna putih yang melingkar dari pusar," kata Mbah Mijan.

Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH Ahmad Dimyati Badruzzaman buka suara soal hebohnya penangkapan babi di Depok.

Melansir Tribun Jakarta, dalam Islam, menurut KH Dimyati, memang benar bahwa jin bisa berubah bentuk menyerupai manusia atau binatang.

"Kalau dari yang kita baca bahwa jin itu bisa berubah bentuk.

Konteksnya jin, misalnya manusia manggil jin supaya masuk ke tubuhnya terus dari jin itu bisa berubah bentuk kakek-kakek, nenek-nenek, binatang.

Warga beramai-ramai menyaksikan seekor babi yang ditangkap warga yang diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian.
Warga beramai-ramai menyaksikan seekor babi yang ditangkap warga yang diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian. (tribunjateng)

Bentuknya beda-beda antara satu dengan lain," ujar KH Dimyati saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).

"Kalau dari manusia sendiri saya belum dapat keterangan bisa berubah-ubah," sambungnya lagi.

Dalam kasus ini, KH Dimyati mengatakan, pihaknya (MUI) bisa memberikan fatwa penjelasan atas permintaan dari masyarakat.

"MUI bisa memberikan fatwa penjelasan setelah ada permintaan dari masyarakat.

Kalau ada yang kirim surat dan minta dibahas oleh komisi fatwa nanti kami akan membahas secara berembuk," ungkapnya.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved