Jumat, 15 Mei 2026

VIRUS CORONA DI ANAMBAS

Karyawan KPU Anambas Kena Covid-19, Muncul 8 Kasus Baru Virus Corona

Karyawan honorer KPU Anambas merupakan bagian dari penambahan 8 kasus baru covid-19 hingga Kamis (29/4/2021).

Tayang:
Kompas.com
Ilustrasi Covid-19 di Anambas. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Virus Corona di Anambas bertambah 8 kasus baru.

Di antara mereka yang terpapar Covid-19 di Anambas hingga Kamis (29/4/2021), terdapat satu karyawan honorer KPU Anambas berinisial S (30).

Selain ia, terdapat karyawan honorer UPT Puskesmas Palmatak, PNS guru di Desa Langir, ibu rumah tangga hingga pelajar.

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Anambas hingga saat ini menyampaikan bahwa jumlah pasien Covid-19 di Anambas sampai hari ini sebanyak 180 kasus.

"Kami kembali mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini," ujar Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Anambas, Baban Subhan, Kamis (29/4/2021).

Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas sudah melaksanakan penyuntikan vaksin di RSUD Tarempa, Senin (29/3/2021).
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas sudah melaksanakan penyuntikan vaksin di RSUD Tarempa, Senin (29/3/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Berikut informasi terkait pasien baru Covid-19 di Anambas:

- Pasien AO (27) yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa AO memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu hilang indra penciuman dan indera perasa, saat ini diisolasi mandiri di rumah.

- Pasien S (30) adalah seorang karyawan honorer di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas yang merupakan rujukan rapid test antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa S memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu hilang indera penciuman, saat ini diisolasi mandiri di rumah

- Pasien AE (39) adalah seorang ibu rumah tangga yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa AE memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 kasus nomor 148 A (suami AE) dan memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu batuk, pilek, dan hilang indra penciuman, diisolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Pasien Sembuh Corona Natuna Bertambah, 3 Remaja Kecamatan Bunguran Timur

Baca juga: PASIEN Covid-19 di Batam Makin Banyak, Kini Tambah 42 Orang Lagi

Ilustrasi mutasi virus corona N439K
Ilustrasi mutasi virus corona N439K (Freepik by pikisuperstar)

- Pasien AK (19) adalah seorang pelajar atau mahasiswa yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa AK memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 kasus nomor 148 A (ayah kandung AK) dan memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu batuk, pilek, dan hilang indera penciuman, diisolasi mandiri di rumah.

- Pasien WT (27) adalah seorang karyawan honorer di UPT Puskesmas Palmatak yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa WT memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu batuk, pilek, dan hilang indera penciuman, diisolasi mandiri di rumah.

- Pasien Z (39) adalah seorang pegawai negeri sipil sebagai guru di SD Desa Langir yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa Z memiliki riwayat perjalanan dari Kota Batam dengan tujuan berobat, dan memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu batuk, pilek, dan hilang indera penciuman, diisolasi mandiri di rumah.

- Pasien H (75) adalah seorang ibu rumah tangga yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa H memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 kasus nomor 169 EW (cucu dari Nn. EW) dan memiliki gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, yaitu demam dan batuk, diisolasi mandiri di SMP Air Nangak.

- Pasien IAF (11) adalah seorang pelajar di SMP Air Nangak yang merupakan rujukan rapidtest antigen dengan hasil positif.

Setelah dilakukan tracing, dengan hasil bahwa IAF memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 kasus nomor 179 H (nenek dari IAF), isolasi mandiri di SMP Air Nangak.

Berikut update Covid-19 di Anambas:

Sembuh: 109 orang

Meninggal: 2 orang

Isolasi mandiri dirumah: 51 Orang

Isolasi di RSUD Tarempa: 4 Orang

Isolasi di RSUD Palmatak: 3 Orang

Isolasi di RSUD Bergerak Jemaja: 2 Orang

Isolasi di Matak Base: 4 Orang

Isolasi di SMP Air Nangak: 5 Orang.(TribunBatam.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved