6 Jam Terombang-ambing di Laut, Dua Nelayan Anambas Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Peristiwa menegangkan dialami dua nelayan Anambas setelah pompong mereka mendadak mati mesin di tengah laut, Senin (20/4) dini hari
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Pompong nelayan Anambas alami mati mesin di tengah laut, Senin (20/4) dini hari sekira pukul 03.30 WIB
- Dalam situasi itu, dua nelayan di kapal pompong sempat terombang-ambing 6 jam di laut
- Mereka diselamatikan tim SAR gabungan sekira pukul 09.30 WIB dalam kondisi selamat
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa menegangkan dialami dua nelayan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), setelah pompong mereka mendadak mati mesin di tengah laut pada Senin (20/4/2026) dini hari.
Kedua nelayan Anambas tersebut sempat terombang-ambing di laut, masih di perairan Anambas, sejak pukul 03.30 WIB, sebelum akhirnya diselamatkan oleh tim SAR gabungan.
Dalam situasi itu, mereka sempat menghubungi rekan sesama nelayan, hingga akhirnya informasi itu diteruskan ke SAR.
Menerima laporan kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna melalui Pos SAR Anambas langsung bergerak cepat ke lokasi.
Sekira pukul 09.30 WIB, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna bersama personel SAR gabungan dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Setelah melakukan pencarian, korban bersama pompong yang mengalami mati mesin ditemukan sekitar 10 nautical mile (Nm) dari Pos SAR Anambas.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan kedua nelayan itu berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah, kedua korban atas nama Hasan dan rekannya Evan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, dan telah dievakuasi. Seluruh unsur yang terlibat juga kembali dengan aman,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan operasi SAR ini tidak terlepas dari koordinasi cepat dan solid antar berbagai pihak.
Mulai dari Lanal Tarempa, Polairud Polres Anambas, BPBD Anambas, HNSI, hingga warga setempat turut terlibat dalam upaya pencarian dan evakuasi.
“Begitu informasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin, sehingga operasi berjalan dengan baik,” jelasnya.
Kantor SAR Natuna juga kembali mengingatkan para pengguna transportasi laut untuk selalu memperhatikan kesiapan armada sebelum berlayar.
"Cek kesiapan mulai dari kondisi mesin, alat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan harus dipastikan dalam kondisi baik. Hal ini penting untuk mengantisipasi kejadian tak terduga," pungkas Abdul Rahman.
(Tribunbatam.id/birrifikrudin).
| Terungkap Menu MBG yang Buat Ratusan Siswa Keracunan di Anambas,Kepala SPPG: Sudah Memenuhi Standar |
|
|---|
| Ini Menu MBG yang Dikonsumsi Ratusan Siswa di Anambas Sebelum Alami Gejala Keracunan |
|
|---|
| SPPG Air Asuk Buka Suara soal Dugaan Keracunan MBG di Anambas, Operasional Tutup Sementara |
|
|---|
| 149 Warga Anambas Diduga Keracunan MBG Berangsur Pulih, Sampel Makanan Bakal Diuji di BPOM Batam |
|
|---|
| Siaga Lebaran 2026, SAR Natuna Kerahkan 77 Personel dan Buka 5 Posko hingga 30 Maret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/NELAYANANAMBAS.jpg)