Breaking News:

PENANGANAN COVID

Kasus Covid-19 di Kepri Meningkat, Gubernur Kepri Sebut Imbas Kedatangan PMI

Setidaknya 80 Pekerja Migran Indonesia yang masuk melalui Batam menggunakan surat PCR palsu.

tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Pekerja Migran Indonesia - Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias TKI memasuki Rusun untuk menjalani karantina, baru-baru ini 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Peningkatan kasus covid-19 di Kepri terus jadi perhatian Pemerintah Provinsi/ Pemprov Kepri.

Kasus aktif virus corona di Kepri kini berjumlah 1.118 orang.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut, jika Penanganan Covid dan pencegahan penyebaran virus corona terus menjadi prioritas.

Peningkatan kasus yang terjadi di Kepri, menurutnya juga ada dari dampak terhadap kedatangan para Pekerja Imigran Indonesia (PMI).

Sebagai informasi, terhitung dari Januari 2021 lalu, PMI yang masuk ke Indonesia melalui Batam sudah mencapai 13 ribu.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat peringatan malam Nuzulul Quran, 17 Ramadhan 1442 Hijriah di Masjid Agung Karimun, Rabu (28/4/2021)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat peringatan malam Nuzulul Quran, 17 Ramadhan 1442 Hijriah di Masjid Agung Karimun, Rabu (28/4/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Hal ini diungkapkan oleh Komando Resor Militer 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu.

Kondisi ini, diprediksi akan semakin bertambah hingga lebaran nanti.

"Sebab itu beberapa waktu lalu kita adakan koordinasi dengan beberapa menteri.

Untuk bisa dibuka juga pintu kedatangan dari Malaysia ke beberapa daerah seperti Dumai, Tanjungbalai, dan lainnya," ujar Ansar Ahmad, Kamis (30/4/2021).

Dari total PMI yang masuk melalui Batam, sebelumnya juga ada temuan sekitar 80 PMI yang dinyatakan menggunakan surat PCR palsu.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved