Breaking News:

KEPRI TERKINI

Gubernur Kepri Minta Bupati dan Walikota Bantu BKKBN, Sukseskan Program Pendataan Keluarga

Gubernur Kepri akan menyurati Bupati & Wali Kota di Kepri untuk membuat surat edaran, bantuan pendampingan untuk petugas BKKBN saat pendataan keluarga

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepri Minta Bupati dan Walikota Bantu BKKBN, Sukseskan Program Pendataan Keluarga. Foto Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima kunjungan dari BKKBN di Gedung Graha Kepri Batam, Jumat (30/4/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad secepatnya akan menyurati Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepri terkait program pendataan keluarga.

Surat itu berisi agar masing-masing kepala daerah membuat surat edaran tentang permintaan bantuan RT dan RW untuk mendampingi petugas BKKBN, ketika melakukan pendataan keluarga dari rumah ke rumah warga.

Pernyataan Ansar Ahmad tersebut disampaikan ketika menerima kunjungan Direktur Ketahanan Remaja BKKBN, Victor Palimbong dan Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto, terkait penyampaian Laporan Update Pendataan Keluarga di Provinsi Kepri, bertempat di Graha Kepri Batam, Jumat (30/4/2021).

"Pendataan keluarga ini penting, untuk itu semua pihak harus membantu termasuk para Ketua RT dan RW untuk melakukan pendampingan di lapangan," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Ia mengatakan, BKKBN harus memberikan perhatian yang lebih pada operasi akar rumput berbasiskan data teknis yang termutakhirkan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Minta ASN Jadi Role Model Pencegahan Covid-19

Baca juga: Kepala Bappenas Dukung Revitalisasi Pulau Penyengat Gagasan Gubernur Kepri Ansar Ahmad



Pada tahun 2021 ini BKKBN telah mulai melaksanakan Pendataan Keluarga (PK) secara serentak di seluruh Indonesia.

"Produk data mikro akan dijadikan sebagai rujukan intervensi operasional di lapangan yang memberi keyakinan kepada kami bahwa program yang dirancang dapat terdeliver secara cepat dan tepat pada masyarakat yang membutuhkan," ujar Ansar.

Sementara itu Direktur Ketahanan Remaja BKKBN, Viktor Palimbong mengatakan, sampai saat ini pendataan keluarga di Kepri masih terus berjalan. Hingga April 2021 pencapaian pendataan keluarga memang belum sampai 50 persen.

"Banyak kendala di lapangan termasuk masih banyak keluarga yang kurang kooperatif dan tidak mau menerima petugas ketika melakukan tugas pendataan di lapangan. Karena itu kalau Pak Gubernur ingin menyurati Bupati dan Wali Kota agar membantu kita dalam melakukan pendataan, kami berterima kasih sekali," ujar Viktor.

Viktor juga menjelaskan persoalan belum tercapainya target pendataan keluarga di Kepri karena persoalan teknis, yakni kerusakan server yang menginput data di lapangan.

"Tapi saya yakin secepatnya bisa kita selesaikan. Kita optimistis, soal pendataan keluarga di Kepri akan selesai tepat waktu.

Dukungan semua pihak diharapkan agar kesuksesan pendataan keluarga juga seiring suksesnya pembangunan nasional," pungkasnya.

(tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved