Rabu, 15 April 2026

Detik-detik Wanita Pengirim Sate Sianida yang Tewaskan Anak Driver Ojol Ditangkap Polisi

Perempuan muda yang mengirim sate beracun hingga menewaskan anak driver ojol di Bantul, Yogyakarta akhirnya ditangkap polisi.

Dok Polsek Sewon/Ilusrasi paket sate
Suasana saat polisi melakukan penyelidikan terkait kasus paket sate bakar di Bantul. Kini terungkap fakta baru sasaran utama pengirim sate beracun 

TRIBUNBATAM.id -  Perempuan muda yang mengirim sate beracun hingga menewaskan anak driver ojol di Bantul, Yogyakarta akhirnya ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi menyebut perempuan pengirim sate beracun yang diamankan polisi sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan saksi. 

"Tunggu besok ya. Iya sesuai dengan yang disampaikan oleh Bandiman," katanya singkat, Minggu (02/05/2021).

Pihaknya pun akan segera menyelenggarakan konferensi pers terkait kasus sate beracun tersebut. "Akan kami sampaikan besok (konferensi pers), sekitar jam 09.00 atau 10.00,"ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan seorang bocah berinisial NFP (8) meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh Bandiman, ayahnya, Minggu (25/04/2021).

Sate yang dibawa Bandiman tersebut pemberian sosok perempuan yang memesan jasa pengiriman secara offline. 

 

Perempuan misterius tersebut meminta Bandiman mengirimkan makanan ke Bangunjiwo, Kasihan, Bantul kepada seseorang berinisial T. Namun saat sampai di lokasi, T sedang berada di luar kota.

T juga tidak mengenal pengirim dan merasa tidak memesan makanan.  Kemudian makanan tersebut diberikan kepada Bandiman.

Sesampainya di rumah, Bandiman dan keluarganya menyantap sate tersebut saat berbuka puasa.

Namun sayangnya sate tersebut mengandung racun dan akhirnya merenggut nyawa putra sulungnya.

Ciri-ciri Wanita Pembawa Sate Beracun

Jadi pihak yang menerima sate beracun tersebut, ayah korban, Bandiman mengungkap sebuah fakta.

Bandiman adalah driver ojol yang diminta wanita misterius untuk mengantarkan paket sate. Tak disangka, sate dari sang wanita misterius adalah sate beracun.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap wanita yang mengirim sate beracun tersebut diduga berusia 25 tahun.

Selain itu, wanita pengirim sate beracun memiliki ciri-ciri berkulit putih dengan dan tinggi badan lebih kurang 160 sentimeter.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved