Tiga Balita Positif Covid-19 di Batam, 9 Kecamatan Zona Merah
Jumlah kasus Covid-19 di Batam bertambah 39 kasus, Minggu (2/5/2021). Dari jumlah itu, tiga di antaranya balita
TRIBUNBATAM.id - Jumlah kasus Covid-19 di Batam bertambah 39 kasus, Minggu (2/5/2021). Dari jumlah itu, tiga di antaranya balita.
Tiga orang balita positif Covid-19 di Batam berumur 2 tahun, 4 tahun, dan 3 tahun.
Sebagian besar pasien kasus baru tersebut diisolasi secara mandiri di kediamannya masing-masing.
Terdapat sebanyak 28 pasien kasus baru yang saat ini menjalani isolasi mandiri.
Pasien baru lainnya, dirawat di RS Awal Bros sebanyak 5 orang, 4 orang di RSBP Batam, dan 2 orang lainnya dirawat di RS Elisabeth Sei Lekop.
Akibat bertambahnya 28 kasus baru yang diisolasi mandiri di Kota Batam, saat ini jumlah kasus isolasi mandiri merupakan kedua terbanyak, yakni sebesar 137 kasus.
Sementara itu, pasien terbanyak masih dirawat di RSKI Covid-19 Galang, sebesar 366 pasien.
Saat ini, angka kasus Covid-19 di Batam telah mencapai 7.323 kasus.
"Tingkat kesembuhan kita menurun di angka 88,1 persen, sedangkan tingkat kasus aktif saat ini 9,6 persen, dan tingkat kematian 2,1 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.
Sembilan kecamatan di wilayah Mainland masih berzona merah, yakni Batam Kota dengan 167 kasus, Nongsa 42 kasus, Bengkong 69 kasus, Sei Beduk 32 kasus, Sagulung 68 kasus, Batuaji 98 kasus, Sekupang 113 kasus, Lubukbaja 76 kasus, dan Batuampar 28 kasus.
Sedangkan 3 kecamatan di Hinterland seluruhnya berzona kuning, yakni Belakangpadang dengan 10 kasus, Bulang dengan 4 kasus, dan Galang 1 kasus.
Tunda Pulang ke Jawa
Hairun terpaksa menunda kepulangannya ke tanah Jawa.
Pekerja Migran Indonesia atau PMI dari Malaysia ini, untuk sementara menginap di rumah saudara.
Ia terpaksa berpisah dengan istrinya yang sama-sama PMI malah positif covid-19 dan dibawa ke RSKI Covid-19 Galang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0305_covid-batam-3.jpg)