Selasa, 28 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

61 PMI Positif Corona, Tersebar di 3 Rusun Batam, Dibawa ke RSKI Covid-19 Galang

Sebanyak 61 PMI yang positif covid-19 ini, rencananya akan dibawa ke RSKI Covid-19 Galang sekira pukul 2 siang hari ini.

FREEPIK.COM
61 PMI Positif Corona, Tersebar di 3 Rusun Batam, Dibawa ke RSKI Covid-19 Galang. Foto Ilustrasi covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 61 Pekerja Migran Indonesia atau PMI positif covid-19.

Mereka sebelumnya menjalani karantina di tiga rusun.

Di antaranya Rusun Pemko Batam (Batamec), Rusun Putra Jaya dan Rusun BP Batam.

Mereka sebelumnya menjalani swab begitu tiba di Batam.

Sebelum hasil swab pertama keluar, sejumlah PMI itu menjalani karantina di rusun yang telah ditetapkan.

Mereka baru diperbolehkan pulang ke daerahnya masing-masing jika hasil swab kedua menunjukkan hasil negatif.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tempat penampungan sementara Rusun Batamec Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Batam, Senin (3/5/2021).
Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tempat penampungan sementara Rusun Batamec Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Batam, Senin (3/5/2021). (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Kedatangan Pekerja Migran Indonesia atau PMI ini begitu menjadi sorotan, setelah disebut-sebut menjadi salah satu faktor meningaktnya kasus covid-19 di Kepri.

PMI yang pulang dari Malaysia dan Singapura melalui jalur Kota Batam, berasal dari semua daerah di Indonesia.

"Rencananya hari ini sekira pukul 2 siang akan dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi/ RSKI Covid-19 Galang," ucap tenaga medis di rusun, dr Anggita, Selasa (4/5/2021).

Selain RSKI Covid-19 Galang, sejumlah PMI yang positif covid-19 di Batam juga dibawa ke sejumlah rumah sakit rujukan untuk Penanganan Covid.

Terkait hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan RSUD Embung Fatimah, RS Elisabeth Batam serta RS Budi Kemuliaan.

Dia juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasii dengan RSUD EF, Rumah Sakit Elisabet dan juga rumah sakit Budi kemulian.

Baca juga: 130 PMI Bakal Pulang dari Batam Hari Ini, Kemenhub Siapkan Kapal Khusus

Baca juga: Pemulangan PMI lewat Kepri, Gubernur Minta Bantuan TNI/Polri Awasi Pelabuhan Tak Resmi

130 PMI Bakal Pulang dari Batam Hari Ini, Kemenhub Siapkan Kapal Khusus. Foto Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tempat penampungan sementara Rusun Batamec, Senin (3/5/2021).
130 PMI Bakal Pulang dari Batam Hari Ini, Kemenhub Siapkan Kapal Khusus. Foto Pekerja Migran Indonesia (PMI) di tempat penampungan sementara Rusun Batamec, Senin (3/5/2021). (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

TAK Ada Zona Hijau Covid-19

Jumlah pasien covid-19 di Batam sebelumnya bertambah 76 kasus baru, Senin (3/5/2021).

Kasus baru tersebut didominasi oleh pasien tanpa gejala (Asimptomatik) sebanyak 63 orang, dan pasien Suspek 13 orang.

Salah satu di antara pasien tersebut merupakan seorang balita berusia 2 tahun yang terpapar Covid-19.

Balita ini diketahui positif Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan SWAB/PCR mandiri.

Setelah diketahui positif tanpa ada gejala, yang bersangkutan kemudian dirujuk dari kediamannya di kawasan Rusun Pemko II Putra Jaya, Tanjunguncang, Batuaji, menuju RS Elisabeth Sei Lekop.

Selain pasien balita, ada pula pasien yang tergolong ke dalam lanjut usia.

Pasien yang merupakan ibu rumah tangga di kawasan Parama Residen, Tanjunguncang, Batuaji ini berusia 81 tahun.

Sempat mengalami keluhan demam, batuk, pilek, dan lemas, pasien pun dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 bergejala (Suspek). 

Saat ini, yang bersangkutan tengah dirawat di RSUD Embung Fatimah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, menjelaskan angka kasus Covid-19 dalam rapat Forkopimda di dataran Engku Putri Batam Center, Selasa (4/5/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, menjelaskan angka kasus Covid-19 dalam rapat Forkopimda di dataran Engku Putri Batam Center, Selasa (4/5/2021). (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Dengan demikian, saat ini, angka kasus Covid-19 di Batam mencapai 7399 kasus.

Di antaranya, 6532 pasien telah sembuh, 161 orang meninggal dunia, dan 706 lainnya sedang dirawat.

"Tingkat kesembuhan saat ini mencapai 88,2 persen, tingkat kasus aktif 9,5 persen, dan tingkat kematian 2,1 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.

Dari peta situasi terkini, delapan kecamatan di wilayah Mainland masih berzona merah, yakni Batam Kota dengan 169 kasus, Nongsa 45 kasus, Bengkong 74 kasus, Sei Beduk 30 kasus, Sagulung 58 kasus, Batuaji 92 kasus, Sekupang 110 kasus, dan Lubukbaja 88 kasus.

Sementara itu, Kecamatan Batu Ampar telah berubah oranye dengan 14 kasus, sama halnya dengan Belakangpadang yang saat ini jumlah kasusnya mencapai 20 kasus.

Sedangkan dua kecamatan lainnya berzona kuning, yaitu Bulang dengan 5 kasus, dan Galang dengan 1 kasus dalam perawatan.

Didi menjelaskan, secara keseluruhan, Kota Batam tergolong ke dalam zona oranye. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), wilayah yang berzona oranye diwajibkan menelusuri kasus-kasus bergejala dan kontak eratnya.

Serta menutup ruang-ruang publik seperti tempat ibadah, sekolah, dan tempat hiburan.

"Situasi di Batam, secara keseluruhan zona oranye, sama seperti Tanjungpinang dan Bintan," ujar Didi.

1.454 Warga Kepri Masih Jalani Isolasi

Dari catatan Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepri, total warga yang terpapar Covid 19 se-Provinsi Kepri, sampai Senin (3/5/2021) sebanyak 11.653 orang.

Dari jumlah tersebut berarti ada kenaikan 154 kasus dibanding sebelumnya.

Berdasarkan catatan yang ada, kasus aktif yang ada di Kepri saat ini sebanyak 1.454 orang atau bertambah 135 kasus atau naik 12,48%.

Sementara yang sembuh sebanyak 9.930 orang dan bertambah 18 orang atau 85,21%.

Untuk penderita Covid 19 yang meninggal sebanyak 269 orang atau 2,31%.

"Penambahan kasus Covid 19 yang terbanyak kemarin di Kota Tanjungpinang dengan 76 kasus baru dari 154 kasus di seluruh Kepri," kata Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kepri, Arif Fadillah,Selasa (4/05/2021).

Selain Tanjungpinang, Kota Batam juga terkonfirmasi cukup tinggi kasus Covid 19 yang terekam, dengan 39 kasus baru. Selebihnya 24 orang di Karimun, 12 orang di Lingga dan 3 orang di Bintan.

"Pak Gubernur sudah mengeluarkan surat edaran tentang beberapa hal mengenai penegakkan disiplin dalam protokol kesehatan agar COVID-19 bisa kita tekan seminimal mungkin.

Mari kita patuhi isi surat edaran tersebut demi kebaikan dan kesehatan kita semua," imbau Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Hening Sekar Utami/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved