Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026

Pasien Covid-19 India 4 Hari Tergeletak di Lantai RS, Meninggal Tanpa Sempat Ditangani

Pasien Covid-19 India 4 Hari Tergeletak di Lantai RS, Meninggal Tanpa Sempat Ditangani

Tayang:
REUTERS via Evening Standard
COVID-19 - Pasien Covid-19 India 4 Hari Tergeletak di Lantai RS, Meninggal Tanpa Sempat Ditangani 

TRIBUNBATAM.id - Kapasitas rumah sakit di India yang membludak membuat banyak pasien terlantar tanpa perawatan.

Bahkan tak sedikit pasien yang tergeletak di lantai berhari-hari tanpa sempat ditangani.

Pasien berjejal di berbagai sudut rumah sakit, di atas tandu, meja, hingga lantai.

Kapasitas yang membludak itu membuat kondisi seluruh rumah sakit begitu mengerikan.

Pasien yang meninggal begitu saja adalah pemandangan yang biasa.

Salah satunya yang terjadi di Lala Lajpat Rai Memorial Medical College (LLRM), sebuah rumah sakit di kota Meerut, di negara bagian tetangga Uttar Pradesh.

Melansir Kompas.com dengan judul "Pasien Covid-19 India Empat Hari Dibiarkan di Lantai Rumah Sakit Tanpa Perawatan", pasien tergeletak di mana saja dengan kondisi kritis dan membutuhkan oksigen.

Menurut staf rumah sakit, ada sekitar 55 tempat tidur untuk 100 pasien Covid-19 India.

Tapi hanya ada lima dokter.

COVID-19 - Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit. FOTO: Petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) merawat pasien positif Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan covid di New Delhi pada 28/4/2021.
COVID-19 - Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit. FOTO: Petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) merawat pasien positif Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan covid di New Delhi pada 28/4/2021. (AFP via Kompas)

Beberapa pasien berbaring di lantai.

Salah satunya adalah ibu dua anak Kavita, 32 tahun, berada di lantai rumah sakit selama empat hari, berjuang untuk bernapas.

Dia mengaku belum menerima oksigen, dan telah melihat 20 orang meninggal.

"Aku jadi cemas. Saya takut saya akan berhenti bernapas," katanya melansir CNN pada Senin (3/5/2021).

Oksigen adalah komoditas langka di India, yang telah melaporkan lebih dari 2,5 juta kasus dalam seminggu terakhir.

Negara-negara lain telah mengirimkan tabung oksigen dan konsentrator ke India, yang dapat membantu memproduksi oksigen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved