BATAM TERKINI
Harga Barang Lebih Murah Dibanding Harga Pasar, Warga Serbu Operasi Pasar Pemko Batam
Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali melanjutkan program bazar sembako murah dengan menyiapkan berbagai barang kebutuhan menjelang Lebaran.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali melanjutkan program bazar sembako murah.
Kegiatan ini sangat diminati oleh warga Kota Batam.
Pasalnya, harga sembako yang ditawarkan langsung dari harga distributor, sehingga harganya jauh lebih murah dari pada harga pasar.
Bazar inipun digelar di sembilan kecamatan, dan harga sembako yang ditawarkan cukup bersaing dengan harga pasar.
Operasi pasar murah ini telah digelar mulai tanggal 6-11 Mei mendatang.
Operasi pasar murah pertama di gelar di Kecamatan Sagulung dan Batuaji, selanjutnya di kecamatan Batuampar dan Bengkong.
Tanggal 8 untuk kecamatan Nongsa dan Seibeduk, dilanjutkan Batam Kota dan Lubuk Baja, dan terakhir Sagulung dan Sekupang.
Baca juga: Tahun Ini, Batam Dapat Jatah 2.958 Formasi CPNS dan PPPK, Paling Banyak Untuk Guru
Untuk jenis dan harga komoditas di antaranya, daging beku Rp 85 ribu perkilogram (kg), telur Rp 39 ribu per papan, cabe merah 34 ribu kg, cabe rawit 34 ribu /kg, tomat merah 10.000/kg
Kentang medan 12 ribu /kg, buncis 14 ribu/kg, wortel 15 ribu/kg , tepung terigu 9 ribu/kg, beras minang raya 60 ribu/5kg
Gula pasir PSM 12.000/kg, minyak makan merek Hayat 23.500/2ltr, minyak makan merek Siip Rp. 21.500/2ltr, bawang merah 20 ribu/kg, bawang pth 20 ribu/kg.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Batam, Pebrialin mengatakan, pasar murah ini melibatkan distributor yang selama ini menjadi pemasok kebutuhan sembako di pasar.
Selain itu ada juga petani di Barelang. Hasil tani juga dipasarkan di pasar murah ini.
Diakuinya keberadaan pasar murah ini merupakan program pemerintah dalam mengendalikan harga pasar.
Seperti diketahui menjelang hari raya keagamaan, tahun baru harga komoditas mengalami kenaikan, hal ini dikarenakan tingginya permintaan pasar.
Pebrialin menambahkan operasi pasar dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Petugas memastikan tidak ada kerumunan di tengah pasar, hal ini juga merupakan upaya dalam mengendalikan Covid-19.
"Alhamdulillah semua sesuai Protkes, penjual menggunakan masker dan ada pengecekan suku juga," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pebrilanin_20180923_155257.jpg)