Apa yang Anda Tahu tentang 'Mata Elang', Sama atau Beda dengan Debt Collector?
Bagi kamu yang pernah melakukan kredit tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah “debt collector” alias penagih utang
Para debt collector mata elang dibekali dengan sebuah buku tebal dari leasing.
Buku itu isinya seluruh informasi kendaraan yang belum melunasi kewajibannya membayar cicilan. Informasi yang dimuat di antaranya warna dan merek kendaraan serta tentunya nomor polisi.
Kalau Anda tidak ingin masuk ke dalam daftar buku itu, segera lunasi tagihan kredit kendaraan Anda.
4. Aksi kejar-kejaran
Tak jarang saat debt collector mata elang sedang beroperasi di perempatan jalan, ada kendaraan yang menunggak pembayaran ketemu.
Yang dilakukan oleh debt collector ini adalah langsung starter kendaraan dan mengejarnya. Jika debitur tertangkap, debt collector akan memberikan bukti tunggakan pembayaran dan bertanya apakah debitur mau melunasi atau tidak.
Jika debitur bersedia melunasi, debt collector akan membawanya langsung ke kantor cabang leasing terdekat untuk melakukan pembayaran.
Adakalanya debt collector langsung menarik kendaraan tersebut karena debitur dianggap tidak kooperatif, misalnya tunggakan terjadi berbulan-bulan atau tahunan.
Tindakan ini sebetulnya tidak dibenarkan secara hukum dan tergolong sebagai perampasan kendaraan yang menyalahi ketentuan hukum pidana.
5. Pekerjaan berisiko
Sebetulnya pekerjaan debt collector mata elang mengandung risiko tinggi yang mengancam keselamatan jiwa. Dalam aksi pengejaran, debt collector bisa mengalami kecelakaan di jalan akibat kebut-kebutan.
Terkadang debitur yang dikejar juga meneriaki mereka “maling!” sehingga debt collector bisa saja digebuk oleh warga sekampung.
Debt collector juga seringkali merasa kasihan dengan debitur yang kendaraannya harus ditarik. Namun mereka juga tidak punya banyak pilihan karena menyita kendaraan itu adalah tugas mereka. Kalau tak melaksanakan tugas, sama artinya mereka tidak mendapatkan penghasilan.
Selain ciri atas, tanpa bermaksud rasis, para debt collector mata elang kebanyakan berasal dari daerah Indonesia Timur, seperti Ambon dan Flores yang tampangnya kelihatan seram. Jadi, kalau dipikir-pikir pekerjaan ini membutuhkan nyali yang besar juga.
Masalah yang sering terjadi di lapangan, mereka yang ditangkap oleh debt collector mata elang ini ternyata bukan debitur yang sebenarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/9-5-2021-illustrasi-burung-elang.jpg)