Pria Mabuk Tewas Dikeroyok Teman Sendiri, Pelaku Marah Cuma Karena Hal Sepele
Pengeroyokan dilakukn oleh temannya sendiri, Korban tewas meregang nyawa karena masalah sepele. pelaku dan korban ternyata teman sama nongkrong dan ma
TRIBUNBATAM.id |MAUMERE -- Seorang pemuda tewas usai dikeroyok cuma karena masalah sepele.
Mriisnya lagi, pelaku pengeroyokan yakni teman-teman mereka sendiri.
Ketiga pelaku pengeroyokan saat ini sudah ditangkap jajaran kepolisian.
Sejauh ini, mereka masih diperiksa oleh petugas kepolisian.
Gara-gara memalang motor hingga menutup jalanan saat mabuk seorang pemuda di Kabupaten Sikka, NTT tewas dikeroyok teman sendiri.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 12 Mei 2021, Scorpio Mulai Meragukan Pasangan
Baca juga: Puasa 30 Hari, PBNU dan Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Kamis 13 Mei 2021
Baca juga: Apa Itu Hilal? Jadi Penentu Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Ini Sejarahnya
Silvester Aidopang (21) Warga Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka meregang nyawa dan akhirnya tewas usai dipukuli teman sendiri saat pesta miras, Minggu (9/5/2021) malam.
Beberapa saat setelah kejadian, anggota Polres Sikka dan Polsek Waigete membekuk tiga orang yang diduga sebagai pelaku, yaitu Des, Charles dan Verbec.
Peristiwa ini berawal dari Silvester bersama para pelaku meneguk moke (miras lokal), Minggu (9/5) sore.
Menjelang malam, Silvester memalang kendaraan yang melintas di jalan raya Ojang Muding, Desa Nebe.
Silvester ditegur oleh rekan-rekannya namun tidak digubris.
Baca juga: 10 GIF atau Gambar Bergerak Lebaran 2021 Selamat Idul Fitri 1442 H Eid Mubarak
Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Masuk Tanjungpinang Diperiksa Berlapis, Ini Tahapannya
Rekan-rekannya emosi sehingga mengeroyok dan menganiaya Silvester di jalan raya.
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas Iptu Margono mengatakan, polisi telah melakukan visum et repertum terhadap korban. Polisi juga telah menahan para pelaku.
Margono mengimbau keluarga korban tetap tenang dan mempercayai penanganan kasus oleh polisi.
"Kami sedang bekerja dan kasusnya akan ditangani hingga tuntas," kata Margono di Maumere, Senin (10/5).
Ia menjelaskan, tiga orang yang diduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sikka dan sedang dimintai keterangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat_20170208_003710.jpg)