ANTISIPASI Jumlah Kasus Covid-19 Batam Pasca Lebaran, Pemko Siapkan 2 Rusun Karantina
Pemerintah Kota Batam menyiapkan dua rumah susun (Rusun) untuk mengantisipasi penambahan jumlah pasien Covid-19 pascalibur hari raya Idulfitri 1442 H.
Editor: Thomm Limahekin
BATAM. TRIBUNBATAM.id-Pemerintah Kota Batam menyiapkan dua rumah susun (Rusun) untuk mengantisipasi penambahan jumlah pasien Covid-19 setelah libur hari raya Idulfitri 1442 Hijiriah.
Dua rusun tersebut adalah Rusun Pemda 1 Batamec dan Rusun Putra Jaya. Tanjunguncang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Saat ini kedua rusun tersebut sudah dikosongkan di mana sebelumnya rusun-rusun ini digunakan sebagai tempat penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Kebetulan sekarang jumlah PMI tidak banyak.
Jadi, semuanya disatukan di Rusun BP Batam," kata dr. Anggita, petugas medis yang menangani PMI pada tiga rusun di Tanjunguncang, Jumat (14/5/2021) siang.
Baca juga: 7.816 Kasus Covid-19 Batam, Kadinkes Ingatkan Khusus Pasien Isolasi Mandiri
Anggita menjelaskan saat ini jumlah PMI yang masih menjalani karantina di Rusun BP Batam, kurang lebih 50 orang.
"Semua PMI itu kita kumpulkan di Rusun BP Batam," jelas Anggita.
Sedangkan dua rusun lainnya sedang dipersiapkan untuk mengantisipasi penambahan pasien setelah selesai masa libur lebaran.
"Rusun Batamec dan Rusun Putra Jaya kosong sekarang.
Lokasinya sedang disterelisasi agar jika terjadi penambahan jumlah pasien, kedua rusun bisa digunakan," ucap Anggita.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi PMI yang dipulangkan," tegas petugas medis tersebut. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga Jumat (14/5/2021) mencapai 7.816 orang.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam merilis jumlah pasien tersebut berdasarkan data yang diperbaharui pada Kamis (13/5/2021) lalu.
Baca juga: 14 Pasien Covid-19 Sembuh, Dipulangkan dari RSKI Galang, Rayakan Lebaran di Rumah
Pasien sembuh sebanyak 7046 orang; pasien yang meninggal dunia sebanyak 170 orang.
Sedangkan pasien yang sedang menjalani perawatan sebanyak 600 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pekerja-migran-indonesia-di-rusun-batamec.jpg)