Selasa, 5 Mei 2026

Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas, 4 Warga Tewas, Bagaimana Nasib Yahya Sinwar?

Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas, 4 Warga Tewas, Bagaimana Nasib Yahya Sinwar?

Tayang: | Diperbarui:
Anadolu Agency
SERANGAN - Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas, 4 Warga Tewas, Bagaimana Nasib Yahya Sinwar? FOTO: Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. 

Melansir artikel Tribunnews.com dengan judul Kian Memanas! Israel Ledakkan Bom ke Rumah Pemimpin Hamas, Nasibnya Belum Diketahui, gejolak kekerasan selama enam hari terakhir ini meningkatkan ketegangan Israel-Palestina di Yerusalem Timur.

Konflik ini memuncak sejak bentrokan yang terjadi di Masjid Al-Aqsa, sebuah masjid suci yang dihormati oleh Muslim dan Yahudi.

Setelah itu, Hamas yang menguasai Gaza mulai menembakkan roket setelah memperingatkan Israel untuk menarik diri dari masjid tersebut.

Perayaan Idul Fitri di Gaza Mencekam

Sebelumnya diberitakan, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Jalur Gaza, Muhammad Husein menceritakan situasi terkini perayaan Idul Fitri di tengah konflik Israel dan Palestina.

Menurut Husein, tidak ada sama sekali nuansa Lebaran dan keceriaan di Jalur Gaza.

Situasi yang ada, kata Husein, justru mencekam dan menjadi suram.
"Saat ini memang berbeda, mencekam dan tidak ada sama sekali terasa nuansa lebaran dan keceriaan."

"Semua berubah menjadi suram dan sangat pekat dengan penderitaan," kata Husein, dikutip dari tayangan Youtube tvOne, Jumat (14/5/2021).

Padahal, menurut Husein, dalam situasi normal, perayaan Idul Fitri di Jalur Gaza sama seperti di Indonesia.

Masyarakat di Gaza akan saling bersilaturahmi, mengunjungi kerabat hingga berekreasi.

"Hari normal warga Gaza ya seperti di Indonesia, bersilaturahmi, mengunjungi kerabat."

"Mengunjungi makam keluarga yang sudah meninggal dan berekreasi ke pantai," ungkap Husein.

Di sisi lain, Husein menceritakan, jumlah korban jiwa akibat konflik Israel-Palestina ini semakin bertambah.

Terbaru, sudah ada 112 warga Palestina yang meninggal dunia akibat pertempuran ini.

Bahkan, 30 korban di antaranya merupakan anak-anak dan 16 di antaranya wanita.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved