Kamis, 30 April 2026

Beda Pendapat Rusia dan Amerika Tanggapi Konflik Israel Palestina, Joe Bidin Bersikap Bias

Biden diketahui sudah mendukung Israel sejak 1970-an, hanya mendukung gencata senjata. Tetapi tidak menyerukan Israel menghentikan serangan udara ke

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
AFP/SAUL LOEB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden bicara soal Kudeta Militer di Myanmar dan meminta kekuasaan dikembalikan ke pemerintahan sipil, jika tidak AS akan menjatuhkan sanksi. Selain itu ia juga berbicara soal China dan Rusia di Washington, DC, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNBATAM.id |MOSKOW – Beda gaya dua pemimpin duania menanggagapi konflik antara Israel dan Palestina.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mendesak Israel dan Palestina untuk mengakhiri konflik.

Saat bersamaan, Presiden AS, Joe Biden tetap bersikap bias terhadap Palestina.

Dilansir AP, Biden diketahui sudah mendukung Israel sejak 1970-an, hanya mendukung gencata senjata.

Sebuah wilayah miskin yang sudah porak-poranda diterjang rudal jet tempur Israel.

Berbicara saat melantik sejumlah Duta Besar Baru di Kremlin, pada Selasa (18/5/2021), Putik memberi catatan:

"Pertempuran Hamas dan Israel akan terus menjatuhkan korban sipil dalam jumlah besar, termasuk anak-anak."

“Kami berharap, kekerasan di kedua belah pihak harus diakhiri melalui resolusi Dewan Keamanan PBB."

"Prinsip-prinsip unversial yang diakui hukum internasional harus ditegakkan di wilayah itu," ujar Putin.

Sebelumya, Presiden Joe Biden mengungkapkan dukungan gencata senjata Hamas dan Israel.

Saat Biden menelpon Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Senin (17/5/2021).

Tetapi pemimpin negara adidaya berhenti menuntut penghentian segera serangan udara Israel dan serangan roket Hamas.

Serangan keduanya telah menewaskan lebih dari 200 orang, sebagian besar warga Palestina di Jalur Gaza.

Pernyataan Biden disampaikan dengan hati-hati, seusai anggota Kongres dari Partai Demokrat mengkritik Biden.

Demokrat yang merupakan pendukung Biden memintanya mengubah sikap ke Israel,

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved