Minggu, 17 Mei 2026

Duel Maut Tentara Vs Sipil Demi Wanita, Adu Jotos di Restoran Berlanjut di Jalanan

Sejumlah tentara adu jotos dengan beberapa warga sipil di sebuah restoran cepat saji dan berlanjut di jalanan kota cuma gara-gara seorang wanita

Tayang: | Diperbarui:
Wartakota
Duel Maut Tentara Vs Sipil Demi Wanita, Adu Jotos di Restoran Berlanjut di Jalanan. Foto hanya ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Sejumlah tentara berduel dengan warga sipil gara-gara seorang wanita.

Duel tentara dan sipil ini berlangsung di sebuah restoran yang berlanjut di jalanan.

Sebanyak 8-10 tentara saling adu jotos dengan warga yang tak senang dengan gaya mereka menggoda wanita.

Kejadian memalukan ini dialami tentara Inggris yang bertugas di Estonia.

Situs ERR melaporkan, awalnya para tentara itu ke restoran cepat saji di Tapa, dan berbincang dengan wanita.

Sekelompok warga setempat kemudian menghampiri dan menghalangi para prajurit itu untuk berbicara dengan si perempuan.

Baca juga: Duduk Perkara Duel Maut 2 Pria Tak Saling Kenal, Begini Detik-detik Keduanya Berkelahi hingga Tewas

Perkelahian pun terjadi di restoran tersebut, dengan media Estonia mengabarkan ketegangan berlanjut hingga ke jalanan.

Saat polisi militer Inggris tiba di lokasi, polisi setempat sudah datang dengan baku pukul dilaporkan mereda.

Dikutip dari kompas.com berjudul Berebut Wanita, Tentara Inggris Baku Pukul dengan Warga Estonia, tidak ada pihak yang mengajukan tuntutan.

Meski begitu, saksi mengungkapkan ada seorang pria yang ditangkap.

Baik Kepolisian Tapa dan patroli penjaga perbatasan membenarkan, mereka datang dalam kejadian Sabtu (15/5/2021).

Para tentara itu bermarkas di pangkalan Tapa, rumah bagi Enhanced Forward Presence Battlegroup NATO.

Baca juga: Berebut Wanita, 3 Oknum TNI Keroyok Siswa SMA Hingga Babak Belur, Komandan Turun Tangan

Dilansir Daily Mirror Selasa (18/5/2021), grup tempur itu dipimpin Inggris, meski bagian dari Brigade Infanteri 1 Pasukan Pertahanan Estonia.

NATO dilaporkan dikirim ke pangkalan negara Eropa Utara tersebut untuk "memberi sinyal kepada Rusia".

Juru bicara pangkalan menerangkan, mereka mengonfirmasi adanya perkelahian warga lokal dengan pasukan Inggris.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved