Kasus Bocah 2 Tahun Rasyid di Batam, Polda Kepri Cari Saksi Kunci
Penyidik Polda Kepri sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap tuntas kasus yang membuat heboh itu.
"Malam itukan hujan, jadi saat saya ganti baju, saya dengar lagi suara anak menangis, saya lalu mencari suara tersebut," katanya.
Dia mengatakan, saat melihat ke semak-semak yang jaraknya kurang lebih 15 meter dari pondok, ada kepala anak kecil.
"Saya kaget, cuma saya lihat anak itu menggigil," kata Supriadi.
Dirinya mendekat dan memastikan apakah benar yang dilihatnya manusia.
"Itulah saat saya mendekat saya lihat memang anak kecil, saya menggendongnya dan saya membawa ke pos sekuriti," kata Supridi.
Sampai di pos sekuriti teman-temannya yang lain dan juga sekuriti langsung berdatangan.
"Sempat juga anak itu dimandikan, dan digantikan bajunya, karena basah," kata Supriadi.
Setelah itu, kata Supriadi, dirinya tidak tahu lagi.
"Sekuriti yang menghubungi pihak keluarga dan Polisi,"katanya.
Dia juga mengatakan dirinya sudah dimintai keterangan oleh polisi.
"Kemarin saya juga sudah diinterogasi sama polisi," kata Supriadi.
Lokasi Penemuan Penuh Rumput Tinggi
Al Rasyid, balita berusia 2 tahun yang sempat hilang beberapa hari ditemukan sejauh 15 meter dari tempat duduk para tukang yang bekerja di pusat pertokoan dan bisnis Cipta Grand City, Tanjunguncang, Sagulung, Batam, Provinsi Kepri.
Tempat penemuan anak yang sempat hilang selama lima hari dan viral di media sosial tersebut terdapat rumput yang cukup tinggi, setinggi dada orang dewasa.
Di samping lokasi tempat Al Rasyd i temukan, terdapat tumpukan papan bekas pengecoran yang dulu digunakan oleh para tukang.