Rabu, 27 Mei 2026

Anggota TNI AL Luka Parah Dikeroyok Preman

Anggota TNI AL dikeroyok preman di pintu keluar Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo, Minggu (23/5/2021) pagi sekitar pukul 03.30 WIB. 

Tayang: | Diperbarui:
(Polsek Waru)
Para pelaku pengeroyokan anggota TNI di Terminal Bungurasih Sidoarjo saat digelandang petugas kepolisian. 

TRIBUNBATAM.id - Polisi menangkap 4 pengeroyok anggota TNI AL di Surabaya.

Sebelumnya anggota TNI AL dikeroyok preman di pintu keluar Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo, Minggu (23/5/2021) pagi sekitar pukul 03.30 WIB. 

Korban diketahui seorang anggota TNI AL berpangkat Pratu yang sedang naik sepeda motor. 

Lokasi penganiayaan di dekat pintu keluar terminal.

Korban mengalami luka parah dan sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya oleh petugas patroli Polsek Waru

Berikut ulasan selengkapnya.

1. Kronologi

Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor, melintas di dekat pintu keluar terminal bus di Bungurasih tersebut. 

"Tiba-tiba ada yang meneriaki maling, sehingga beberapa orang langsung menarik korban dan melakukan pengeroyokan.

Padahal korban hanya melintas, tidak melakukan apa-apa," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu (23/5/2021) malam.

Akibat pengroyokan itu, korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala, pelipis, pipi, dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Korban pun dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya.

Menurut kapolres, Minggu siang korban sudah dibolehkan keluar dari rumah sakit. 

2. Empat pelaku berhasil ditangkap

Di sisi lain, polisi bersama petugas TNI juga melakukan penyelidikan sejak Minggu pagi.

Hasilnya, empat dari sekitar 10 orang pelaku berhasil ditangkap. 

Semuanya warga sipil dan mereka masih menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo. 

"Kami juga masih terus berupaya menangkap para pelaku lain. Secepatnya, semoga semua berhasil ditangkap," ujar kapolresta.

3. Identitas pelaku

Para pelaku yang diringkus itu antara lain, UNH (21) warga Trenggalek, RTR (22) warga Blitar yang kos di Bungurasih, FCP (22) dan YNK (23) keduanya warga Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

Para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo.

Mereka diinterogasi oleh petugas terkait penganiayaan yang dilakukan terhadap korban pada Minggu pagi sekira pukul 03.30 WIB.

4. Pelaku lain terus diburu

Keempat orang pemuda yang ditangkap petugas Polresta Sidoarjo bersama Intel TNI AL merupakan pelaku utama pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Terminal Purabaya, Minggu (23/5/2021).

"Mereka pelaku utamanya, dan ada beberapa pelaku lain yang masih terus kita cari. Kita kejar semua sampai tertangkap," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu malam.

Kapolresta menyebut, para pelaku adalah orang-orang yang kerap mangkal di terminal.

"Merek meresahkan," tegasnya. 

Melihat kronologinya, korban yang melintas mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba diteriaki maling, lantas dikeroyok beramai-ramai, ia menilai itu sebagai tindakan premanisme.

"Dan premanisme harus kita berantas. Makanya para pelaku lain terus kita kejar sampai tertangkap. Totalnya ada sekitar sepuluh orang pelaku pengeroyokan ini," urai Sumardji.(M taufik/Putra Dewangga/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul 4 FAKTA Pengeroyokan Prajurit TNI di Terminal Bungurasih Sidoarjo, Kronologi dan Identitas Pelaku

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved