Selasa, 12 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Mengapa Super Blood Moon Disebut Langka? Gerhana Bulan Total Terjadi 195 Tahun Sekali

Mengapa Super Blood Moon Disebut Langka? Gerhana Bulan Terjadi 195 Tahun Sekali.

Tayang:
ISTIMEWA
GERHANA - Mengapa Super Blood Moon Disebut Langka? Gerhana Bulan Terjadi 195 Tahun Sekali. FOTO: GERHANA 

Ketika gerhana bulan total terjadi; posisi Matahari, Bumi, Bulan sejajar sehingga membuat Bulan masuk ke umbra Bumi.

Perlu diketahui bahwa fenomena yang terjadi hari ini bukan hanya gerhana bulan total biasa. Pada prosesnya, saat Bulan berada di umbra Bumi ketika puncak gerhana bulan total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah yang terkenal dengan istilah Blood Moon.

Lalu, karena posisi Bulan pada malam ini berada di posisi terdekat dengan bumi (Perigee), maka Bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa, sehingga disebut dengan Super Moon.

Oleh karena itu, Gerhana Bulan Total tanggal 26 Mei 2021 ini dikenal juga dengan Super Blood Moon (Bulan Merah Super), karena terjadi saat bulan di di jarak terdekat dengan Bumi (Perigee).

2. Periodisitas atau siklus gerhana bulan

Cara kedua untuk memahami fase langkanya fenomena Bulan Merah Super hari ini adalah dengan mengetahui siklus gerhana bulan yang terjadi.

"Kalau bulan merah supernya sendiri tidak ada periodisitas atau siklus tertentu," kata Andi kepada Kompas.com, Rabu (26/5/2021).

Bulan Merah Super terakhir kali terjadi pada tahun 2018 dan akan kembali terjadi pada tahun 2037.

Namun, jika yang dimaksud adalah Super Vesak Blood Moon atau Bulan Waisak Merah Super, yaitu Bulan Merah Super yang terjadi bertepatan dengan peringatan hari raya Waisak, memang memiliki 2 siklus saros.

Untuk diketahui, siklus saros adalah jarak berlangsungnya antara dua gerhana, yakni sekitar 6585,3213 hari atau sekitar 18 tahun 11 1/3 hari.

Siklus inilah yang digunakan untuk memprediksi gerhana bulan maupun gerhana matahari. 

Akan tetapi, siklus saros ini bisa muncul dan bisa menghilang.

"Untuk super blood moon-nya sendiri terjadi dalam 1 seri saros yang sama yang terdiri dari 72-83 siklus,"  jelasnya.

Jadi, 10-11 siklus saros pertama diawali dengan gerhana penumbra.

Kemudian, 10-11 siklus saros berikutnya gerhana sebagian.

Dilanjutkan pada 35-40 siklus saros berikutnya adalah gerhana total.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved