Rabu, 6 Mei 2026

BATAM TERKINI

Kepala Staf Presiden Moeldoko Ziarahi Makam Birgaldo Sinaga di TPU Sei Temiang Batam

Kepala Staf Presiden Moeldoko didampingi Gubernur Kepri saat ziarah makam Birgaldo Sinaga di TPU Sei Temiang Batam.

Tayang:
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
MAKAM BIRGALDO SINAGA - Rombongan Kepala Staf Presiden Moeldoko berziarah ke makam Birgaldo Sinaga di TPU Sei Temiang, Batam, Provinsi Kepri, Jumat (28/5/2021). 

Namun, jauh sebelum itu, Husnizar sudah mengenal sosok penggiat media sosial ini.

Bagi Husnizar, pengalaman yang tak terlupakan antara dirinya dengan Brigaldo terlahir ketika keduanya berjuang mendukung almarhum HM. Sani.

SUASANA MAKAM BIRGALDO SINAGA - Suasana pilu ketika istri dan putri Birgaldo Sinaga meratap dan menabur bunga di atas pusara almarhum, Sabtu (15/5/2021) sore.
SUASANA MAKAM BIRGALDO SINAGA - Suasana pilu ketika istri dan putri Birgaldo Sinaga meratap dan menabur bunga di atas pusara almarhum, Sabtu (15/5/2021) sore. (TRIBUNBATAM.id/Pertanian Sitanggang)

Kala itu HM Sani dan H. Nurdin Basirun berkontestasi melawan HM Soerya Respationo dan H. Ansar Ahmad pada Pemilihan Gubernur Kepri.

"Saya mengenal sejak 5 tahun lalu. Waktu itu kami sama-sama membela Pak Sani," ungkap Husnizar.

Husnizar mengenang, satu ide brilian dari Brigaldo yang akhirnya memantik gelombang dukungan kepada HM. Sani adalah tagline 'Sani Ayah Kita'.

"Wah, itu ide luar biasa. Tidak semua orang berpikir tentang ini. Tetapi Brigaldo mencetuskannya," ujar Husnizar.

Ide itulah yang kemudian membuat HM. Sani-H. Nurdin Basirun mendapat dukungan luar biasa dari seluruh masyarakat Kepri.

"Karena itu, kita kehilangan orang cerdas. Dia aset Kepri yang tak tergantikan," tegas Husnizar lagi.

Tidak hanya itu, Husnizar juga mengakui, Brigaldo juga dikenal hampir di seluruh Indonesia ide-idenya.

Dia sering menulis di akun-akun media sosial miliknya dan idenya selalu bernuansa keberagaman.

"Dia selalu melihat Indonesia dalam keberagaman. Makanya dia dikenal banyak orang," ungkap Husnizar.

Di mata Husnizar, Brigaldo juga selalu hadir sebagai figur tukang kritik.

Namun, dia senantiasa mengkritik dengan katamata Indonesia dalam keberagaman.

Dia misalnya membela Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Eko Kuntadhi, Denny Siregar, Niluh Djelantik, Permadi Arya atau Abu Janda, dan Birgaldo Sinaga
Eko Kuntadhi, Denny Siregar, Niluh Djelantik, Permadi Arya atau Abu Janda, dan Birgaldo Sinaga (facebook/ Denny Siregar)

"Ide-idenya membela Ahok itu sangat logis. Saya selalu ikuti setiap tulisannya," ungkap Sekretaris Partai Demokrat Provinsi Kepri itu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved