5 Manfaat Menakjubkan dari Kebiasaan Makan Mentimun
Siapa yang tak kenal dengan ketimun? Dalam banyak menu makanan yang kita santap, ketimun atau mentimun kerap hadir menghiasi "hidangan".
3. Penurunan berat badan
Mentimun adalah salah satu sayuran berkalori paling rendah yang bisa kita makan, dengan hanya 18 kalori dalam satu cangkir.
Dengan jumlah kalori yang rendah dan kandungan air yang tinggi, kita bisa makan mentimun dalam jumlah yang banyak.
Artinya, kita hanya mendapat sedikit asupan kalori dan tetap mengenyangkan. Hal inilah yang kemudian amat berguna untuk menjaga berat badan.
4. Menekan risiko kanker prostat
Ketimun adalah sumber flavonoid yang baik yang disebut fisetin, yang penelitian awalnya telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, anti-oksidan, pelindung saraf, dan kardioprotektif yang kuat.
Meskipun tentu saja, penelitian lebih lanjut diperlukan, tinjauan di Antioxidants & Redox Signaling menemukan, fisetin memiliki mekanisme antikanker, dan membantu memperlambat perkembangan kanker prostat.
5. Kesehatan mata
Antioksidan, karotenoid bioaktif lutein, dan zeaxanthin adalah senyawa tanaman dengan kualitas yang meningkatkan kesehatan mata.
Lutein dan zeaxanthin adalah satu-satunya karotenoid yang terakumulasi di mata, dan memainkan peran utama dalam sistem visual.
Demikian penjelasan dalam sebuah ulasan yang diterbitkan European Journal of Nutrition.
Mengonsumsi cukup nutrisi jenis ini penting untuk kesehatan mata, sekaligus mengurangi risiko degenerasi makula terkait bertambahnya usia.
Saat ini tidak ada asupan nutrisi yang direkomendasikan, tetapi rata-rata orang dewasa di AS mengonsumsi sekitar 1-2 miligram lutein per hari.
Sumber terbaik nutrisi ini adalah sayuran berdaun hijau, tetapi mentimun juga berfungsi sebagai sumbernya.
Mentimun, termsuk kulitnya, mengandung 70 mikrogram dari dua karotenoid, atau sekitar tujuh persen dari asupan harian. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/timun_20161002_181705.jpg)