Rabu, 22 April 2026

PENANGANAN COVID

BP Batam Siapkan Dua Lokasi Karantina Pasien Bantu Penanganan Covid

Pada awal masa-masa covid-19 di Batam, BP Batam menyiapkan rusun Blok B di Tanjunguncang untuk mengkarantina orang dalam pantauan virus corona.

|
TribunBatam.id/Istimewa
ASRAMA HAJI BATAM CENTER - Suasana pemeriksaan kesehatan pasien Covid-19 di ruang Shafa, Asrama Haji Batam, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan atau BP Batam menyediakan dua lokasi untuk membantu proses Penanganan Covid.

Selain Rusun BP Batam di Tanjunguncang, pihaknya menyiapkan Asrama Haji Batam Center sebagai tempat karantina pasien covid-19.

Sebelumnya, pada masa-masa awal Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, BP Batam telah membantu menyiapkan Rusun Blok B di Tanjunguncang untuk mengkarantina orang dalam pantauan (ODP) Covid-19, dengan kapasitas 90 kamar.

Kemudian sejak Januari 2021 hingga minggu kedua bulan Mei 2021, rusun ini dijadikan tempat untuk karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura.

Dan pada minggu ketiga Mei 2021, atas permintaan Satgas Penanganan PMI Kota Batam, Rusun Blok A telah diperuntukkan sebagai tambahan tempat penampungan PMI sebanyak 90 kamar. Hal ini dikarenakan jumlah PMI yang masuk ke Batam semakin meningkat.

Sementara itu, Asrama Haji Batam kini telah dipergunakan untuk tempat isolasi warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19. Lokasi ini terutama dikhususkan bagi pasien-pasien tanpa gejala.

Temuan kasus covid-19 di Batam sebelumnya semakin meningkat.

Kasus-kasus baru ini didominasi oleh pasien tanpa gejala (Asimptomatik).

"Sebelumnya pasien tanpa gejala menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing.

Ini agak sulit kami monitor pergerakannya, sehingga kita upayakan karantina terpusat saja.

Salah satunya di Asrama Haji Batam," jelas Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu.

Di Asrama Haji Batam, ruang Shafa telah disiapkan sebanyak 40 kamar untuk menampung pasien Covid-19.

Kapasitas per kamarnya berisi enam tempat tidur, dan keseluruhan dapat menampung sekitar 240 orang.

Baca juga: Realisasi Belanja BP Batam dan Pemko Belum 30 Persen Tapi Kegiatan Capai 50 Persen

Baca juga: Covid-19 Natuna Belum Mereda, Muncul 44 Kasus Baru Corona Dalam Dua Hari

Selain itu, ruang Marwa juga disiapkan dengan kapasitas 30 kamar, masing-masing kamar disediakan enam tempat tidur.

Sehingga keseluruhannya dapat menampung 180 orang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved