Selasa, 12 Mei 2026

HIBUR Pasien OTG di Asrama Haji Kota Batam, Rudi: 'Semangat yah Bapak Ibu'

Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memantau pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di Asrama Haji Batam Center.

Tayang:
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
PANTAU PASIEN - Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memantau pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di Asrama Haji Batam Center, Jumat (28/5/2021) sore. 

Editor: Thomm Limahekin

BATAM, TRIBUNBATAM.id- Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memantau pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di Asrama Haji Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat (28/5/2021) sore.

Dari luar pagar Gedung Safa dan Marwah (gedung tempat karantina), keduanya melambaikan tangan sembari menyemangati para pasien dan tenaga kesehatan (nakes).

"Semangat ya bapak ibu,"  seru Rudi dari kejauhan sembari mengepal tangan tanda semangat. Hal serupa juga dilakukan oleh Amsakar.

Rudi menyebutkan, semua pasien OTG dikumpulkan di Asrama Haji Batam untuk menjalankan karantina secara terpadu.

Hal ini dilakukan dengan harapan agar proses karantina ini berjalan secara efektif, pemantauan dan penanganan lebih mudah serta potensi penularan Covid-19 di Kota Batam bisa ditekan.

Baca juga: WASPADA, Varian Baru Covid-19, B117 Masuk Tanjungpinang

VAKSINASI - Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall
VAKSINASI - Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall (anne)

"Saudara-saudara kita tersebut kita rawat di sini," ucap Rudi.

Dia mengatakan, memisahkan OTG seperti ini pernah dilakukan pada permulaan kasus Covid-19 di Batam, awal tahun 2020 lalu. Langkah tersebut dianggap cukup efektif.

"Saya tidak ingin angka Covid-19 tambah terus. OTG, walau kelihatan baik-baik saja tapi dia dapat menularkan (carrier)," terang Rudi.

Oleh karena itu, Pemko Batam mengambil keputusan dini tersebut yang pembiayaannya oleh APBD Batam.

Dalam hal ini Pemko Batam menanggung biaya konsumsi dan perawatan. Selain itu, sebagai Kepala BP Batam Rudi juga mengeluarkan kebijakan penyiapan akomodasi (lokasi karantina) yakni Asrama Haji.

"Kita harus bergerak cepat, makanya kita keluarkan biayanya.

Mudah-mudahan niat baik saya, Pak Wakil dan seluruh tim diijabah oleh Allah.

Covid-19 ini kembali melandai sebulan ke depan," harap Rudi.

Baca juga: Ada 444 Kasus Covid-19 di Tanjungpinang, Sebagian Besar Pasien Isolasi Mandiri

ASRAMA HAJI BATAM CENTER - Suasana pemeriksaan kesehatan pasien Covid-19 di ruang Shafa, Asrama Haji Batam, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
ASRAMA HAJI BATAM CENTER - Suasana pemeriksaan kesehatan pasien Covid-19 di ruang Shafa, Asrama Haji Batam, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan, pada pagi hari Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengumpulkan seluruh kepala puskesmas (kapus) se-Kota Batam.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved