Jumat, 29 Mei 2026

BATAM TERKINI

JUMLAH Pasien Covid-19 di RSKI Galang Batam Bertambah 37 Orang

Setelah beberapa hari menurun, jumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang kembali meningkat.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
RUANG ISOLASI - Ruang perawatan isolasi 120 A dan B di gedung RSKI Galang Batam. Setelah beberapa hari menurun, jumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang kembali meningkat. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah beberapa hari menurun, jumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang kembali meningkat.

Tercatat Senin (31/5/2021) RSKI kembali menerima pasien tambahan sebanyak 37 orang pasien.

Kepala penerangan Kogabwilhan-I kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangannya mengatakan jumlah pasien di RSKI mengalami penambahan.

"Iya, hari ini ada penambahan 37 orang pasien covid-19 baru masuk. Mereka akan menjalani masa isolasi karantina covid-19," ujarnya.

Artinya dengan adanya penambahan 37 orang pasien hari ini, RSKI kini merawat 127 pasien confirmasi positif covid-19.

Saat ini pasien yang menjalani perawatan itu didominasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kolonel Aris merincikan dari total 127 pasien rawat diantaranya 85 pria dan 43 wanita.

Ia menyebutkan sejak RSKI Galang mulai merawat pasien covid-19, sudah ada sebanyak 13.844 orang pasien yang pernah menjalani perawatan.

Rekor Baru Jumlah Kasus Tertinggi

Jumlah kasus baru di Batam selama Mei 2021 mencatatkan rekor tertinggi selama pandemi covid-19 berlangsung.

Berdasarkan data tim gugus covid-19, selama Mei 2021, tercatat penambahan kasus mencapai 1.942 kasus dalam sebulan.

Angka ini bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan penambahan 1251 kasus pada Oktober 2020 yang dianggap sebagai puncak lonjakan kasus.

Melihat peta situasi zona terkini, Kota Batam pun masih tak surut dari zona merah.

Dari Batam Kota, terdapat 283 kasus aktif, Nongsa 109 kasus, Bengkong 96 kasus, Batu Ampar 41 kasus, Lubuk Baja 53 kasus, Sekupang 227 kasus, Batu Aji 172 kasus, Sagulung 156 kasus, Sei Beduk 38 kasus, dan bahkan Belakangpadang juga berzona merah dengan 22 kasus aktif.

Sementara itu, Kecamatan Bulang menetap di zona kuning selama beberapa waktu dengan 4 kasus masih dalam perawatan, sedangkan Kecamatan Galang masih berzona hijau tanpa temuan kasus baru Covid-19. 

Sementara itu, jumlah pasien meninggal karena Covid-19 juga bertambah.

Kali ini, tercatat enam orang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, pada Minggu (30/5/2021).

Pasien yang meninggal dunia tersebut ialah tiga orang ibu rumah tangga, dua wiraswasta, dan satu karyawan swasta.

Seluruhnya berada dalam rentang usia 40 sampai 56 tahun.

Berdasarkan asal wilayahnya, tiga di antara pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Sagulung, dua orang tinggal di Sekupang, dan satu lainnya dari Nongsa, Batam.

Enam kasus meninggal dunia yang dicatat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam ini hanya segelintir dari penambahan kasus baru di hari yang sama sebanyak 64 kasus.

Temuan kasus ini didominasi oleh pasien konfirmasi bergejala baru, dan sebagian besarnya menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, ada pula beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit seperti RS Awal Bros, RSKI Covid-19 Galang, RS Elisabeth Lubuk Baja, RSBP, RSUD Embung Fatimah, RSBK, hingga Asrama Haji.

Akibat penambahan kasus yang cukup signifikan tersebut, kini total kasus Covid-19 di Batam mencapai 9199 kasus, yang mana di antaranya 7810 pasien telah sembuh, 198 meninggal dunia, dan 1191 pasien sedang dirawat.

"Tingkat kasus aktif saat ini meningkat menjadi 12,9 persen, sementara tingkat kesembuhan 84,9 persen, disusul tingkat kematian sebesar 2,1 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.

2 Lansia Meninggal Kena Corona

Sebelumnya, dua lansia di Batam meninggal dunia akibat covid-19.

Mereka merupakan bagian dari penambahan 4 kasus meninggal dunia akibat virus corona yang terhimpun hingga Sabtu (29/5/2021).

Mereka di antaranya pasien bernomor kasus 8937, seorang laki-laki yang tidak lagi bekerja dan berusia 72 tahun.

Ia tinggal di kawasan Bukit Jodoh, Lubuk Baja Kota, Lubuk Baja, Batam.

Lalu, pasien bernomor kasus 9129, seorang lansia berusia 62 tahun di kawasan Patam Asri, Patam Lestari, Sekupang.

Kemudian pasien bernomor kasus 9127, seorang karyawan swasta berusia 39 tahun dan tinggal di kawasan Mc. Dermott 2, Tiban Indah, Sekupang.

VAKSINASI CORONA - DPRD Batam menggelar vaksinasi massal bagi seluruh pegawai dan juga keluarga dari 50 anggota DPRD Batam.
VAKSINASI CORONA - DPRD Batam menggelar vaksinasi massal bagi seluruh pegawai dan juga keluarga dari 50 anggota DPRD Batam. (TribunBatam.id/Istimewa)

Selanjutnya pasien bernomor kasus 9128, seorang karyawan swasta berusia 57 tahun di kawasan Perumahan Tiban Riau Bertuah, Patam Lestari, Sekupang.

Angka kasus aktif covid-19 di Batam pun meningkat seiring bertambahnya 201 kasus baru dalam sehari hingga  Sabtu (29/5/2021).

Di antara kasus baru tersebut banyak pasien terkonfirmasi tanpa gejala yang diisolasi secara mandiri atau pun di Asrama Haji Batam Center.

Pasien-pasien lainnya tengah dirawat di beberapa rumah sakit seperti RS Elisabeth Batam Kota, RSBP Batam, RS Elisabeth Lubuk Baja dan RS Awal Bros.

Kendati banyak pasien yang terkonfirmasi tanpa gejala, namun di hari yang sama terdapat empat kasus meninggal dunia akibat Covid-19.

Dua di antara kasus meninggal itu merupakan warga Batam dari kategori usia lanjut.

Baca juga: Covid-19 Kepri Naik Terus, Sehari Tambah 456 Kasus Baru, 4 Meninggal Dunia

Baca juga: 7 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal, Kasus Corona Naik Terus, Positif Tambah 219

Akibat penambahan kasus yang melonjak, total kasus positif Covid-19 di Batam pun mencapai 9135 kasus.

Di antaranya, 7715 pasien sembuh corona, 187 orang meninggal dunia akibat covid-19 dan 1233 pasien sedang dirawat.

"Saat ini tingkat kasus aktif melonjak di angka 13,4 persen.

Sementara tingkat kesembuhan mencapai 84,4 persen dan tingkat kematian 2 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid - 19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam keterangan yang diterima TribunBatam,id, Minggu (30/5/2021).

Kini, tidak hanya sembilan kecamatan di wilayah Mainland saja yang berzona merah.

Kecamatan Belakang Padang juga berzona merah dengan 22 kasus aktif.

Kemudian Batam Kota dengan 280 kasus, Nongsa dengan 108 kasus, Bengkong dengan 97 kasus.

Batu Ampar dengan 64 kasus, Lubuk Baja dengan 54 kasus, Sekupang terbanyak dengan 236 kasus, Batuaji dengan 189 kasus, Sagulung 142 kasus dan Sei Beduk 37 kasus.

Sedangkan Kecamatan Bulang berzona kuning dengan 4 kasus, dan Galang masih berzona hijau tanpa temuan kasus Covid-19.

UPDATE Covid-19 di Kepri

Kasus covid-19 di Kepri sebelumnya terus saja bertambah.

Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall
Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall (anne)

Data Satuan Tugas Penanganan Covid - 19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga 29 Mei 2021 mencatat, terdapat penambahan 456 kasus baru virus corona di Kepri.

Penambahan kasus baru covid-19 di Kepri ini, membuat jumlah pasien positif virus corona di Kepri berjumlah 16.371 orang.

Dimana jumlah kasus aktif kini berjumlah 2.722 kasus.

Dalam data yang dihimpun, terdapat penambahan 128 pasien sembuh corona.

Sehingga, jumlahnya kini mencapai 13.299 pasien sembuh corona.

Selain itu, terdapat penambahan 4 pasien meninggal dunia akibat covid-19.

Rinciannya, 3 pasien berasal dari Kabupaten Karimun, serta satu orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas.

Totalnya saat ini dalam data tersebut masih sebanyak 350 orang.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), TS. Arif Fadillah pun meminta warga Kepri untuk terus meningkatkan protokol kesehatan.

"Tingkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan sehari hari baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat," imbau Sekdaprov Kepri itu dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (30/5/2021).

Berikut rincian datanya:

1.456 orang Konfirmasi:

a. 182 orang di Kota Batam;
b. 167 orang di Kabupaten Karimun;
c. 62 orang di Kabupaten Bintan;
d. 19 orang di Kota Tanjungpinang;
e. 13 orang di Kabupaten Natuna;
f. 12 orang di Kabupaten Kep. Anambas; dan
g. 1 orang di Kabupaten Lingga.

2. 128 orang Sembuh:

a. 70 orang di Kota Batam;
b. 32 orang di Kabupaten Kep. Anambas;
c. 12 orang di Kabupaten Karimun;
d. 6 orang di Kabupaten Bintan;
e. 5 orang di Kota Tanjungpinang; dan
f. 3 orang di Kab. Kepulauan Anambas.

3. 4 orang Meninggal Dunia

a. 3 orang di Kabupaten Karimun; dan
b. 1 orang di Kabupaten Kep. Anambas.

Berikut juga Peta Risiko:

1. Kota Batam: Orange
2. Kota Tanjungpinang: Orange
3. Kabupaten Bintan: Orange
4. Kabupaten Karimun: Orange
5. Kabupaten Lingga: Orange
6. Kabupaten Natuna: Orange
7. Kabupaten Anambas: Orange

Keterangan :
Merah: Risiko Tinggi
Orange: Risiko Sedang
Kuning: Risiko Rendah
Hijau: Tidak Ada Kasus / Tidak Terdampak.(*/TribunBatam.id/Beres Lumbantobing/Hening Sekar Utami/Noven Simanjuntak/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Virus Corona di Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved