Sabtu, 30 Mei 2026

Viral Video Pocong Bersajam Dikaitkan di Batam, Kapolresta Barelang Angkat Bicara

Polisi imbau warga Batam tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya terkait video viral pocong bersajam dikaitkan di Batam

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Istimewa/facebook@@Amoyy Oktavianti /Tribun Jabar
POCONG PALSU - Potongan video teror pocong bersenjata tajam di Padalarang, Bandung Barat. Penyelidikan polisi mengungkap bahwa teror pocong itu hanyalah konten. Video pocong bersajam ini juga sempat dikaitkan di Batam. Polisi minta warga tak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan bijak bermedia sosial 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - VIdeo sosok diduga pocong membawa senjata tajam belakangan ramai beredar di sejumlah wilayah di Indonesia dan memicu keresahan masyarakat. 

Konten serupa bahkan sempat dikaitkan terjadi di Kampung Melayu, Batam, hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, sosok menyerupai pocong terlihat membawa senjata tajam dan disebut-sebut berkeliaran pada malam hari. 

Informasi tersebut pun memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengimbau masyarakat Batam agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Imbauannya agar masyarakat tidak mudah percaya apabila ada informasi atau hal-hal lain yang berkaitan dengan kejadian yang belum tentu kebenarannya," ujar Anggoro, Kamis (28/5/2026).

Ia meminta masyarakat tidak perlu resah maupun khawatir terhadap informasi viral yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Jadi tidak perlu resah, tidak perlu khawatir. Kami selalu mendalami apabila ada informasi, asal-usul dan segala macam," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti pihak kepolisian.

"Jika ada kejadian silakan melapor, tentu itu akan selalu kami dalami," tuturnya.

Selain itu, Polresta Barelang juga meningkatkan patroli melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu dari hasil penelusuran Tribun Batam, video yang dikaitkan terjadi di Batam tersebut diketahui bukan berasal dari wilayah Batam, melainkan rekaman belum lama ini dari salah satu daerah di Pulau Jawa.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved