BATAM TERKINI
KASUS Terus Bertambah, 5 Dokter Paru Harus Tangani 1.233 Pasien Covid-19 di Batam
Jumlah pasien Covid-19 yang bertambah di Kota Batam tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang ada.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah pasien Covid-19 yang bertambah di Kota Batam tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang ada.
Saat ini Batam hanya memiliki 5 dokter spesialis paru.
Sementara para dokter tersebut harus menangani 1.233 pasien yang saat ini masih dirawat.
Keberadaan posko PPKM diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19 di tingkat RT dan RW.
Sejauh ini sudah terbentuk 2.549 posko PPKM skala mikro.
Tugas penting ke depan adalah memaksimalkan dan tugas pokok dari PPKM ini.
"Dengan adanya posko ini, kita harapkan partisipasi semua pihak dalam menangani Covid-19. Semua pengurus PPKM harus menysosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Saya minta tetap terapkan Protkes dan 5 M," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (31/5/2021).
Diakuinya, saat ini pihaknya masih terus mengevaluasi PPKM yang sudah terbentuk. Berbagai keluhan yang disampaikan saat ini akan ditindaklanjuti bersama tim yang sudah ada, agar tim yang sudah dilantik bisa bekerja maksimal dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.
Baca juga: REKOR! Selama Mei Jumlah Pasien Covid-19 di Batam Tambah 1942 Kasus
"Selain tugas tim, saya juga minta kepada media untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan dan mencarikan solusi untuk penanganan Covid-19 ini. Keluhan terkait penanganan Covid-19 akan kami perbaiki," kata Amsakar.
Amsakar menuturkan sebelumnya Pemko sudah meminta kepada Camat, Lurah untuk berkoordinasi sampai ke tingkat RT dan RW terkait langkah-langkah penanganan pasien positif.
"Harusnya tidak ada keraguan lagi. Karena semua sudah dijelaskan saat pelantikan. Sekarang tinggal camat yang harus pastikan informasi itu tersampaikan," tuturnya.
Sementara itu, untuk tindakan pasien positif OTG, pihaknya juga sudah meminta Dinas Kesehatan untuk menugaskan tenaga medis untuk bergerak cepat.
Mereka yang memiliki gejala langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sedangkan mereka yang OTG diangkut ke Asrama Haji sebagai tempat isolasi mandiri terpusat.
Amsakar mengatakan, dalam menangani Covid-19 ini perlu partisipasi semua pihak. Mengingat angka penyebaran Covid-19 di Batam terus meningkat.
"Satu hari penambahan kasus sudah mencapai ratusan orang. Kalau terus begini bisa semakin lambat pemulihan ekomoni," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/update-covid-19-update-virus-corona-update-coronavirus-15052020.jpg)