BATAM TERKINI
755.016 Warga Batam Masuk Daftar Orang yang Akan Divaksin, Simak Rinciannya
Saat ini, masih 755.016 orang yang akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Kota Batam. Simak rinciannya.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Saat ini, masih 755.016 orang yang akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Kota Batam.
Mereka terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes) 9.136 orang, lanjut usia 18.806 dan pelayan publik sebanyak 70.918 orang.
Berdasarkan data update vaksinasi Covid-19 Kota Batam hingga Senin (31/5/2021), Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi memaparkan data warga kota Batam yang telah divaksin.
Untuk nakes yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 8.862 orang atau 97 persen dan dosis 2 sebanyak 8.401 orang atau 94,80 persen.
Sementara, untuk lansia yang sudah divaksin Covid-19 dosis 1 sebanyak 13.923 atau 74,03 persen dan dosis 2 sebanyak 1497 persen atau 10,75 persen.
Selanjutnya untuk pelayan publik yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 79.490 atau 112.09 persen dan dosis 2 sebanyak 13.438 atau 16,91 persen.
Total distribusi vaksin sebanyak 28.505 vial atau 178.850 dosis. Stok vaksin hari ini sebanyak 6092 vial MDV atau 60920 dosis.
Untuk pemakaian vaksin Covid-19, distribusi 11800 dosis, pemakaiannya 11772 dosis atau 99,76 persen. Sementara untuk AstraZeneca distribusi 167050 dosis, pemakaiannya 100632 dosis atau 60,24 dosis.
Baca juga: BERSIAPLAH! Tim Terpadu Batam Bakal Razia Protkes Siang dan Malam Selama Juni, Ini Sanksinya
Sebelumnya diberitakan, capaian vaksininasi di Kota Batam masih tergolong rendah.
Oleh sebab itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau mengirimkan jatah vaksin bagi masyarakat Kota Batam.
"Kenapa capaian nya masih rendah, karena memang tidak diberikan," ujar Rudi beberapa waktu lalu.
Salah satu kendala capaian vaksin masih rendah dikarenakan jumlah vaksin yang datang belum mencukupi untuk semua warga yang bisa divaksin.
Menurut Rudi selama ini mengenai pemberian jatah vaksin bagi masyarakat Kota Batam, Pemprov Kepri selalu mengirimkan jatah berdasarkan kalsifikasi warga.
"Kita sudah minta berulang kali. Kirimkan vaksin ke Batam akan langsung dihabiskan, dan jangan dikirim berdasarkan klasifikasi," katanya.
Pasalnya, saat ini, Pemko Batam sudah memiliki tenaga vaksinator yang cukup dalam pemberian vaksin terhadap masyarakat.
"Kalau sekarang dikirim 30 ribu dosis, seminggu akan habis. Vaksinator kita berlebih, lihat sekarang pada libur semua," paparnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan perhatian khusus mengenai realisasi vaksinasi masyarakat paska kunjungan Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Ansar menyebutkan bahwa hingga saat ini capaian atau realisasi vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam, baru mencapai angka 11 persen.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menuturkan bahwa capaian 11 persen yang disebutkan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dikarenakan para Tenaga Kerja (Naker) di Kota Batam yang belum mendapat jatah vaksin.
Berdasarkan data penduduk Batam yang berjumlah 1,2 juta warga, Amsakar menyebutkan bahwa 400 ribu lebih merupakan kaum pekerja di berbagai kawasan industri yang tersebar.
"Kalau melihat angka ini, karena nakernya belum. Terutama pekerja yang tinggal di pemukiman tertentu," jelasnya.
Amsakar melanjutkan bahwa dari capaian tersebut, Pemko Batam sebenarnya telah berhasil mencapai angka 90 persen bagi kategori lain seperti Tenaga Pelayanan Publik.
Untuk itu, Amsakar bahkan mendesak agar Pemerintah Provinsi saat ini dapat membantu Pemko Batam guna mendesak Pemerintah Pusat dalam memberikan jatah vaksin bagi kaum pekerja.
"Provinsi harusnya bisa membantu push persoalan ini ke Pusat. Pak Gubernur sendiri juga berjanji akan melanjutkan permintaan kami," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2205vaksinasi-covid-di-batam.jpg)