Breaking News:

Polda Kepri Dalami Keterlibatan Pelaku Lain, Kasus Pungli Oknum PNS BKIPM Batam

Polda Kepri masih mendalami kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus pungli Oknum PNS BKIPM Batam. Berikut penjelasan polisi

tribunbatam.id/Alamudin
Polda Kepri Dalami Keterlibatan Pelaku Lain, Kasus Pungli Oknum PNS BKIPM Batam. Foto Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Apri Fajar Hermanto 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus pungutan liar (pungli) yang dilakukan W (36), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Batam masih dalam pengembangan polisi.

Tak menutup kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus ini.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Apri Fajar Hermanto mengatakan, soal keterlibatan pelaku lain itu memang masih terus didalami pihaknya.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan terdapat tersangka lain. Jika ada, tersangka akan kita sampaikan," ujarnya, Jumat (4/6/2021).

Menanggapi bantahan kuasa hukum tersangka, bahwa kliennya tidak pernah meminta fee kepada para pengusaha ekspor udang, Apri menyebut hal tersebut wajar saja.

"Fakta dari penasehat hukum bisa saja, tetapi yang bersangkutan dari fakta yang kami dapat ada beberapa kali meminta kepada korban," jelasnya.

Apri mengatakan, sebelum meminta uang kepada korban, tersangka mengancam dengan mengatakan barang tidak bisa diekspor jika tidak memberikan fee.

"Karena ekspor udang di bawah bagian saya, kalau saya tak tanda tangan surat perintah, maka udang bos tidak bisa berangkat," ujar Apri menirukan kata-kata pelaku.

Akibat perbuatannya itu, W dijerat pasal 12 Huruf (E) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kronologi

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved