Senin, 1 Juni 2026

Ulah China Bikin Malaysia Meradang, Saling Pamer Jet Tempur di Lepas Pantai Kalimantan

Malaysia meradang setelah 16 pesawat militer China di lepas pantai Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan.

Tayang:
Facebook/tentera Udara Diraja Malaysia via channelnewsasia
Foto pesawat Militer China yang teridentifikasi Luyshin LL-76 diusir pesawat tempur Malaysia saat terdeteksi memasuki wilayah udara mereka, Senin (31/5/2021). 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Malaysia meradang setelah 16 pesawat militer China di lepas pantai Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan.

Insiden itu terjadi pada Senin (31/5/2021).

Angkatan udara Malaysia pun mengerahkan Jet Tempur untuk mengusir 16 pesawat China.

Dalam pernyataannya, Angkatan Udara Malaysia mengatakan, sejumlah pesawat AU China jenis pengangkut mendekat masuk wilayah dalam formasi taktik dan berada sekitar 96 km dari garis pantai.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishamuddin Hussein mengecam tindakan militer China tersebut dan menganggapnya sebagai gangguan atas klaim teritorial di Laut China Selatan.

Baik China dan Malaysia diketahui saling mengklaim teritorial di wilayah perairan tersebut.

Baca juga: Malaysia Kerahkan Pesawat Tempur Usir Pesawat China Masuk Wilayah Udara Mereka

Karena rangkaian pesawat tersebut semakin mendekat, jet tempur dari Angkatan Udara Malaysia pun dikerahkan untuk mencegat mereka agar pesawat-pesawat tersebut tidak mendekati wilayah udara Malaysia.

"Insiden ini sangat serius karena berkaitan dengan kedaulatan negara dan keselamatan penerbangan," jelas otoritas Malaysia.

Diberitakan AFP, Angkatan Udara Malaysia menyebut penampilan pesawat-pesawat itu mencurigakan. Menteri Luar Negeri Hishamuddin Hussein menyebut, 16 pesawat militer China itu terbang di atas zona maritim Malaysia.

Selanjutnya Kementerian Luar Negeri Malaysia akan mengajukan protes ke Beijing, dan memanggil Duta Besar China untuk memberikan penjelasan.

"Sikap Malaysia jelas - memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun bukan berarti kami akan membahayakan keamanan nasional kami," kata Menlu Hishamuddin.

"Malaysia tetap teguh dalam mempertahankan martabat dan kedaulatan kami," sambungnya.

 
Polemik Laut China Selatan

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, dan membangun pangkalan di pulau-pulau sekitar perairan.

Tindakan salah satu raksasa ekonomi dunia tersebut memantik amarah negara-negara lain yang merasa punya hak atas perairan itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved