4 Hari Hilang, Wanita Pendaki Gunung Sering Alami Kejadian Mistis
Selama empat hari hilang saat mendaki gunung, Eva (24) mengaku sering mengalami kejadian mistsis. Bahkan rasa hausnya hilang ketika terbangun dari tid
Selang beberapa jam setelah penemuan jaket, tim gabungan pun berhasil menemukan Eva.
“Pukul 14.00 Wita tim gabungan berhasil menemukan Eva. posisi korban sadar, dia bersandar di batu sambil memanggil orangtuanya” jelasnya.
Penemuan Eva berjarak 300 meter dari titik awal dia dinyatakan hilang.
“Korban berhasil ditemukan sejauh 300 meter dari titik awal dia dinyatakan hilang, atau sekitar 150 meter dari lokasi didirikannya tenda,” terangnya.
Kondisi lokasi penemuan Eva diketahui sangat curam dan berbatu.
Dadang menjelaskan saat ditemukan, ada banyak luka yang ditemukan di tubuh Eva.
“Ada beberapa luka ditubuh Eva. Di bagian kepala luka terbuka, lutut, lengan dan jari. Kalau hasil analisa kami itu karena terjatuh,” tuturnya
Dari laporan yang diterima, ada beberapa kejanggalan yang dirasakan selama proses pencarian korban.
“Wilayah itu sangat besar dan ada mistisnya. Lokasi itu diketahui bekas perkampungan, hal inilah yang menjadi pertimbangan kami dan pihak keluarga untuk melibatkan paranormal dalam kegiatan pencarian tersebut,” ujarnya.
Sebanyak 80 orang tim gabungan yang terdiri dari berbagai macam organisasi turut serta dalam proses pencarian.
Adapun organisasi yang bergabung dalam proses pencarian tersebut di antaranya Tim rescue KPP Makassar, BPBD Maros, Damkar Maros, Polsek Bantimurung, SAR Pramuka, PMI Maros, Manggala Agni, SAR Locus, SAR UNHAS, Peduli Maros, Mapala UMI.
Kemudian Laskar Pala, SAR ACM, SAR ACT, SAR Marteam, SAR UNM, Makassar Recue, Masyarakat Setempat, dan Paranormal.
Kisah mistis
Kini, Eva telah mendapat perawatan di Puskesmas Bantimurung.
Kepada tribunmaros.com, Eva menceritakan kisahnya seorang diri di tengah hutan selama empat hari tiga malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/eva-24-mahasiswi-pendaki-gunung-abbo-leang-leang.jpg)