Breaking News:

Tanggapan Warga Tanjung Priok Terkait Ditangkapnya 49 Orang Pemalak Oleh Polisi

Anak tanjung Priok akhirnya menanggapi aduan Presiden Jokowi ke Kapolri terkait pemalakan dan Pungli di kawasan Tanjung priok.

Editor: Eko Setiawan
Kolase Tribun Jabar
Pengusaha kaya raya, Ahmad Sahroni 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Warga Tanjung Priok memberikan tanggapan terkait adanya keluhan sopir kontainer ke Presiden Jokowi mengenai pemalakan. 

Tokoh Tanjung priok yang saat ini sudah menjadi orang hebat di Indonesia ini mengatakan memang sudah seharusnya Tanjung Priok mengubah citranya.

Dia adalah Ahmad Sahroni, Warga Tanjung Priok yang kini merupakan anggota DPR RI.

Ahmad Sahroni selama ini hidup dan besar di Tanjung Priok.

Namanya mencuat semenjak dirinya menjadi seorang anggota DPR RI.

Baca juga: Purtaran Uang Buat Pemalak di Tanjung Priok Mencapai Rp 16 Miliar Perbulan

Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Beli Kapal Perang Super Canggih Buatan Italia

Ilustrasi Uang. Foto kanan : sebanyak 49 preman Tanjung Priok ditangkap aparat kepolisian setelah sehari Presiden Jokowi telepon Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam hitungan sebulan, para preman bisa meraup untung sekitar Rp 16 miliar.
Ilustrasi Uang. Foto kanan : sebanyak 49 preman Tanjung Priok ditangkap aparat kepolisian setelah sehari Presiden Jokowi telepon Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam hitungan sebulan, para preman bisa meraup untung sekitar Rp 16 miliar. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi mendapat keluhan dari para sopir kontainer yang menyebutkan bahwa mereka sering dipalak oleh preman di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT).

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI Asal Tanjung Priok Ahmad Sahroni menyatakan dukungannya atas sikap presiden.

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB
Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB (Istimewa)

Menurut Sahroni, kasus pungutan liar yang dilakukan preman memang sudah menjadi persoalan utama di dermaga.

Oleh karena itu harus  segera dibasmi oleh Polri mengingat hal ini tentunya bisa mengganggu lalu lintas perekonomian.

"Kami sebagai warga Tanjung Priok tentunya sangat senang dan mendukung arahan presiden tersebut. Memang kalau terkait preman itu bukanlah persoalan yang baru, dan tentunya keberadaan mereka  sudah sangat menganggu, karena menyebabkan tingginya pungutan liar. Kini sudah saatnya citra Priok diubah, jadi bebas pungli," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Lebih lanjut, Sahroni meminta kepada Polri agar meningkatkan pelayanan keamanan bagi masyarakat dari preman, tidak hanya di pelabuhan, namun juga di banyak lokasi.

"Pungli ini kan tidak hanya kepada sopir pelabuhan, tapi juga ke toko-toko, perumahan, pengembang, ini benar-bener menyebabkan keresahan warga, jadi tolong agar ditindak tegas saja,” pungkas Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dukung Presiden Berantas Preman di Tanjung Priok, Sahroni: Sudah Saatnya Citra Priok Diubah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved